IHSG Dibuka Menguat 0,75 Persen ke 5.381, Rupiah Masih Tertekan
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
09:28
9 Juni 2026

IHSG Dibuka Menguat 0,75 Persen ke 5.381, Rupiah Masih Tertekan

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (9/6/2026). Penguatan terjadi di tengah pergerakan bursa saham Asia yang cenderung bervariasi, sementara nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dollar AS.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG dibuka di level 5.381,98 atau naik 39,84 poin (0,75 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 5.342,14.

Mayoritas Indeks Saham Menguat

Pada awal sesi perdagangan, IHSG bergerak di zona hijau dengan level tertinggi 5.428,73 dan terendah 5.318,15. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp 9.465 triliun.

Baca juga: Telkom Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun, Bagaimana Prospek Saham TLKM?

Aktivitas perdagangan saham juga cukup ramai. Volume transaksi mencapai 6,107 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,128 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 261.000 kali.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 304 saham menguat, 283 saham melemah, dan 372 saham tidak mengalami perubahan harga.

Penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas indeks saham domestik. Indeks LQ45 naik 1,24 persen ke level 533,64, sementara IDX30 menguat 1,34 persen ke level 302,30.

Di kelompok saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) mencatat kenaikan terbesar dengan menguat 1,91 persen ke level 325,54. Adapun JII70 naik 1,55 persen menjadi 127,79, ISSI bertambah 1,01 persen ke level 186,47, dan indeks KOMPAS100 menguat 1,26 persen ke level 707,23.

Rupiah Melemah ke Rp 18.187 per Dollar AS

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS masih melemah. Mengutip data Bloomberg pada pukul 08.57 WIB, kurs rupiah berada di level Rp 18.187 per dollar AS atau melemah 151,50 poin (0,84 persen).

Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan pasar keuangan global yang masih dipengaruhi sentimen eksternal dan fluktuasi mata uang utama dunia.

Baca juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Analis: Cermati Saham ASII, JPFA, hingga TUNS

Bursa Asia Bergerak Variatif

Di kawasan Asia, pergerakan indeks saham berlangsung beragam. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,85 persen ke level 64.570,89 dan indeks Shanghai Composite naik 0,31 persen menjadi 3.971,56.

Indeks KOSPI Korea Selatan mencatat kenaikan paling tinggi di kawasan dengan menguat 3,66 persen ke level 7.758,49.

Sebaliknya, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,15 persen ke posisi 24.620,23. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,52 persen menjadi 8.579,90, sedangkan The Asia Dow terkoreksi 1,04 persen ke level 6.311,60.

Di pasar valuta asing, kurs dollar AS terhadap yen Jepang bergerak relatif stabil. Pasangan USD/JPY tercatat naik tipis 0,04 persen ke level 160,2140.

Tag:  #ihsg #dibuka #menguat #persen #5381 #rupiah #masih #tertekan

KOMENTAR