IHSG Sesi I Menguat ke Level 5.599: ANTM, BBTN, hingga WIFI Melonjak
– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 4,82 persen pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/6/2026). Penguatan indeks ditopang reli saham-saham perbankan berkapitalisasi besar serta lonjakan sejumlah saham unggulan di indeks LQ45.
Berdasarkan data BEI, IHSG ditutup di level 5.599,74 pada akhir sesi I, naik 257,604 poin dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan menguat 5,62 persen ke posisi 556,72.
Mayoritas saham bergerak di zona hijau. Sebanyak 603 saham menguat, 118 saham melemah, dan 92 saham stagnan.
Baca juga: Saham Bergejolak, SBN Ritel Jadi Pilihan Investasi yang Lebih Stabil
Aktivitas perdagangan juga berlangsung cukup ramai. Frekuensi transaksi tercatat mencapai 1,48 juta kali dengan volume perdagangan 24,71 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 13,79 triliun.
Saham Perbankan Jadi Motor Penguatan
Penguatan IHSG ditopang kenaikan kompak saham-saham bank berkapitalisasi besar atau big banks yang memiliki bobot signifikan terhadap pergerakan indeks.
Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memimpin penguatan di kelompok perbankan dengan kenaikan 8,31 persen ke level Rp 3.260 per saham.
Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 6,56 persen menjadi Rp 2.760 per saham. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 6,47 persen ke level Rp 3.950.
Adapun saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 4,12 persen menjadi Rp 5.050 per saham.
Kenaikan saham-saham perbankan tersebut menjadi salah satu penopang utama laju IHSG hingga perdagangan sesi I.
Baca juga: Elnusa (ELSA) Bagikan 45 Persen Laba sebagai Dividen, Pemegang Saham Kantongi Rp 4.429 Per Lot
ANTM Pimpin Penguatan Saham LQ45
Di kelompok saham LQ45, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi salah satu emiten dengan kenaikan terbesar. Saham ANTM melonjak 11,86 persen ke level Rp 2.830 per saham.
Penguatan juga terjadi pada saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang naik 10,48 persen menjadi Rp 1.160 per saham.
Sementara itu, saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menguat 9,89 persen ke level Rp 1.500 dan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 9,21 persen menjadi Rp 1.305.
Selain saham-saham unggulan, sejumlah emiten lain juga mencatat kenaikan signifikan pada sesi I. Saham PT Citatah Tbk (CTTH) melonjak 27,08 persen ke level Rp 122, sementara PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) naik 24,55 persen menjadi Rp 685.
Kemudian, saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) menguat 17,65 persen ke level Rp 280 dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) naik 14,15 persen menjadi Rp 1.490 per saham.
Baca juga: IHSG Rebound, Saham BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI Kompak Menguat
Rupiah Menguat, Bursa Asia Bergerak Variatif
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah turut menguat terhadap dollar AS.
Mengutip data Bloomberg, rupiah berada di level Rp 18.137 per dollar AS atau menguat 50 poin dibandingkan posisi sebelumnya.
Sementara itu, pergerakan bursa saham Asia cenderung beragam.
Indeks Shanghai Composite China naik 0,54 persen ke level 3.980,55. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,96 persen menjadi 65.281,63, sedangkan indeks KOSPI Korea Selatan melonjak 7,78 persen ke posisi 8.066,54.
Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong turun tipis 0,07 persen ke level 24.640,18 dan indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,14 persen menjadi 8.613,20.
Adapun indeks Asia Dow terkoreksi 1,04 persen ke level 6.311,60. Di pasar mata uang, kurs dollar AS terhadap yen Jepang (USD/JPY) naik tipis 0,02 persen ke posisi 160,17.
Tag: #ihsg #sesi #menguat #level #5599 #antm #bbtn #hingga #wifi #melonjak