Ekspor Industri Kerajinan Capai Rp 2,97 triliun Pada Kuartal I 2026
Wakil Ketua Harian I Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Loemongga Kartasasmita saat membuka acara Swarna Wastra Nusantara di Jakarta, Selasa(9/6/2026).(KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU)
16:28
9 Juni 2026

Ekspor Industri Kerajinan Capai Rp 2,97 triliun Pada Kuartal I 2026

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, nilai ekspor industri kerajinan pada Kuartal I 2026 mencapai 165,27 juta dollar AS atau setara Rp 2,97 triliun (kurs Rp 18.000).

Wakil Ketua Harian I Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Loemongga Kartasasmita mengatakan, capaian ini meningkat 4,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Capaian ini menunjukkan bahwa produk kriya Indonesia semakin mendapatkan tempat dan apresiasi di pasar global," ujarnya saat membuka acara Swarna Wastra Nusantara di Jakarta, Selasa(9/6/2026).

Baca juga: BI Rate Naik, Industri Multifinance Hadapi Ujian Biaya Dana

Menurutnya, menaikan nilai ekspor tersebut menunjukkan produk kriya Indonesia masih memiliki daya saing di pasar global di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. Produk-produk berbasis budaya dan kerajinan tangan dinilai tetap memiliki ceruk pasar tersendiri karena menawarkan nilai keunikan dan identitas lokal.

"Di tengah berkembangnya tren fesyen berkelanjutan yang dikenal dengan slow fashion, wastra Nusantara semakin menunjukkan relevansinya dengan tren tersebut karena menawarkan keunikan, kualitas, dan nilai budaya yang tidak dapat tergantikan oleh produk massal," ucapnya.

Untuk memperkuat promosi dan pemasaran produk kerajinan serta wastra lokal, Kemenperin bersama Dekranas menggelar Pameran Swarna Wastra Nusantara (SWN) 2026 selama 9-11 Juni 2026 di Plasa Industri Kemenperin. Pameran ini menampilkan karya terbaik dari 45 industri kecil dan menengah (IKM) berupa tenun, songket, batik, aksesori, dan berbagai produk kriya lainnya.

Baca juga: Bursa Kripto CFX Ungkap Tantangan Terbesar Industri, Bukan Lagi soal Adopsi

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin Reni Yanita mengatakan, pameran tersebut menjadi sarana bagi perajin dan pelaku IKM untuk memperluas jejaring usaha sekaligus memperkenalkan nilai budaya yang terkandung dalam setiap produk.

"Melalui kegiatan ini, para perajin dan pelaku IKM dari berbagai daerah memperoleh ruang untuk menampilkan karya terbaiknya, memperluas jejaring usaha, serta memperkenalkan nilai budaya yang terkandung dalam setiap produk yang dihasilkan," ucap Reni pada kesempatan yang sama.

Diharapkan penguatan promosi, pembinaan, dan pengembangan kapasitas pelaku IKM dapat semakin meningkatkan daya saing industri kerajinan nasional sehingga mampu memperluas pasar ekspor di tengah meningkatnya permintaan terhadap produk berbasis budaya dan keberlanjutan.

Tag:  #ekspor #industri #kerajinan #capai #triliun #pada #kuartal #2026

KOMENTAR