Purbaya Pastikan Efisiensi dan Refocusing Anggaran Berlanjut pada 2027
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan melanjutkan kebijakan efisiensi dan refocusing belanja negara pada 2027 guna meningkatkan produktivitas anggaran dan mendukung program prioritas nasional.
Purbaya mengatakan, pemerintah berkomitmen memperbaiki kualitas belanja negara agar setiap alokasi anggaran lebih tepat sasaran serta memberikan dampak yang nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
"Pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas belanja negara dengan upaya efisiensi dan refocusing agar alokasi anggaran semakin produktif, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat," kata Purbaya dalam Rapat Paripurna Ke-21 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di DPR RI, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Baca juga: Purbaya Bocorkan 8 Program Prioritas Prabowo Tahun Depan
Menurut Purbaya, kebijakan tersebut akan diiringi dengan penguatan efektivitas subsidi dan program perlindungan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.
Pemerintah juga akan melanjutkan penataan penyaluran bantuan sosial dan subsidi agar lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN). Melalui sistem tersebut, bantuan pemerintah diharapkan lebih berkeadilan dan langsung menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain itu, pemerintah akan memperkuat berbagai program perlindungan sosial berbasis pemberdayaan agar manfaat yang diterima masyarakat tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga meningkatkan kapasitas ekonomi penerima bantuan.
Purbaya mengatakan, sinergi antarprogram perlindungan sosial yang dijalankan berbagai kementerian dan lembaga juga akan diperkuat.
Langkah tersebut dilakukan agar berbagai intervensi pemerintah menjadi lebih terpadu dan mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah juga akan meningkatkan kualitas belanja melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurut Purbaya, harmonisasi belanja pusat dan daerah diperlukan agar pembangunan di berbagai wilayah berjalan lebih efektif serta mendukung pencapaian program prioritas nasional. "Langkah ini diarahkan agar belanja daerah semakin optimal dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan pembangunan di daerah serta mendukung pencapaian program prioritas nasional," ujarnya.
Pemerintah juga akan memperkuat belanja kementerian dan lembaga di daerah melalui berbagai program unggulan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Beberapa program yang menjadi fokus antara lain percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Selain itu, implementasi Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) akan terus diperkuat.
Pemerintah berupaya menjaga harmonisasi hubungan fiskal pusat dan daerah dengan tetap memberikan fleksibilitas kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) di daerah.
Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap belanja negara tidak hanya menjadi instrumen pengeluaran, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan di seluruh Indonesia.
Tag: #purbaya #pastikan #efisiensi #refocusing #anggaran #berlanjut #pada #2027