Putin Nyatakan Rusia Siap Turun Tangan di Konflik Timur Tengah
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Sergei Shoigu saat masih menjabat Menteri Pertahanan, ketika menemui tentara Rusia yang sedang berlatih di Distrik Militer Barat bagi pasukan cadangan, luar kota Ryazan, 20 Oktober 2022.(SPUTNIK/MIKHAIL KLIMENTYEV via AFP)
15:24
3 April 2026

Putin Nyatakan Rusia Siap Turun Tangan di Konflik Timur Tengah

- Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kesiapan negaranya untuk turun tangan dalam menstabilkan situasi di Timur Tengah. 

Hal tersebut disampaikan Putin saat menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, di Istana Kepresidenan Rusia alias Kremlin.

Dalam pertemuan tersebut, Putin menyatakan bahwa gejolak yang tengah melanda kawasan Timur Tengah saat ini merupakan "perhatian bersama" bagi Rusia maupun Mesir. 

Baca juga: 3 Kapal Perang Rusia Tiba di Jakarta, Ada Apa?

Moskwa pun menyatakan komitmennya untuk membantu meredakan ketegangan yang ada, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Jumat (3/4/2026).

"Kita semua berharap konflik yang sedang berlangsung ini akan segera terselesaikan," ujar Putin dikutip dari keterangan tertulis Kremlin.

Putin juga sempat menyinggung langkah Amerika Serikat (AS) terkait isu tersebut. 

Dia mencatat bahwa dinamika di kawasan ini juga menjadi sorotan global, termasuk oleh Presiden AS Donald Trump.

"Seperti yang Anda ketahui, Presiden Trump juga membahas masalah ini kemarin," lanjut Putin.

Baca juga: Bawa 29 Orang, Pesawat Militer Rusia Jatuh Tewaskan Semua Penumpang

Lebih lanjut, Putin menekankan bahwa Rusia tidak akan tinggal diam dan siap melakukan berbagai upaya diplomasi untuk memulihkan stabilitas kawasan.

"Izinkan saya menegaskan kembali bahwa kami siap melakukan segala upaya untuk membantu menstabilkan situasi dan, seperti yang dikatakan dalam kasus-kasus seperti ini, mengembalikannya ke kondisi normal," ucap Putin.

Konflik Timur Tengah dipicu oleh serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari.

Teheran membalas serangan ke Israel dan aset-aset militer AS di kawasan Teluk Persia. Selain itu, Iran juga menutup Selat Hormuz, jalur penting bagi 20 persen energi dunia.

Kini, konflik tersebut telah berlangsung selama lebih dari sebulan dan mengguncang perekonomian global.

Tag:  #putin #nyatakan #rusia #siap #turun #tangan #konflik #timur #tengah

KOMENTAR