Terinspirasi Sanji ''One Piece'', Penjual Nasgor Pakai Jas Raup Rp 130 Juta Sebulan
Tangkapan layar video Lu sedang memasak nasi goreng sambil mengenakan setelan jas, seperti Sanji dalam anime One Piece(Douyin via SCMP)
19:36
19 Mei 2026

Terinspirasi Sanji ''One Piece'', Penjual Nasgor Pakai Jas Raup Rp 130 Juta Sebulan

- Seorang pemuda asal China menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah berjualan nasi goreng di pasar malam dengan penampilan yang tidak biasa, yakni mengenakan setelan jas lengkap.

Berkat penampilan itu, pemuda bernama Lu ini sukses memikat hati pelanggan dan meraup omzet hingga 50.000 yuan atau sekitar Rp 130 juta per bulan.

Lu mulai merintis kios nasi gorengnya di wilayah Yantai, Provinsi Shandong, China, saat masih berusia 17 tahun. 

Kini, di usianya yang menginjak 19 tahun, ia telah berhasil menjadi tulang punggung utama bagi keluarganya.

Baca juga: Beijing Tepis Klaim Kapal China Dihantam Drone Rusia

Kerap pamerkan aksi memasak

Dikutip dari SCMP, Jumat (15/5/2026), ide mengenakan setelan jas saat berjualan berawal dari keinginannya untuk terlihat lebih rapi dan sopan di hadapan para pembeli saat mengolah masakan.

Lu juga kerap memamerkan aksi memasak yang penuh gaya. 

Mulai dari menyisir rambutnya ke belakang, mengedipkan mata ke arah kamera, menangkap telur yang dilemparkan oleh anggota keluarganya, hingga berpose mengangkat lutut tinggi saat membersihkan wajan.

Tak ketinggalan, ia juga menguasai teknik membalik wajan yang menjadi ciri khas para koki profesional di China.

Baca juga: Kunjungi China Setelah Trump, Putin Bisa Dapat Info Rahasia dari Xi Jinping

Terinspirasi Sanji "One Piece"

Di akun media sosialnya yang telah mengumpulkan 46.000 pengikut dan 190.000 suka, Lu mengunggah video gaya memasaknya dan menambahkan tagar #sanjifriedrice.

Sanji adalah seorang koki dalam anime Jepang One Piece karya Eiichiro Oda.

Untuk membuat penampilannya lebih autentik, Lu terkadang menaruh sebatang rokok di mulutnya saat memasak, tanpa menghisapnya.

Warungnya buka setiap hari dari pukul 17.00 hingga 23.30 malam. Selama jam sibuk, dia bisa membuat satu porsi nasi goreng dalam waktu tiga menit. 

Lu mengaku menjual lebih dari 200 porsi nasi goreng per hari, dengan setiap porsi dihargai sekitar 10 yuan (Rp 26.000).

Baca juga: Drone Rusia Hantam Kapal China Sehari Sebelum Putin bertemu Xi Jinping

Omzet Rp 130 juta per bulan

Ilustrasi nasi goreng.FREEPIK/topntp26 Ilustrasi nasi goreng.

Menurutnya, omzet bulanan kios tersebut adalah 50.000 yuan atau sekitar Rp 130 juta. Setelah dikurangi biaya, kios tersebut menghasilkan 20.000 yuan per bulan atau sekitar Rp 52,1 juta.

Setiap harinya, Lu dibantu sang ayah untuk makanan, sehingga dia bisa fokus pada gaya memasaknya yang berkelas. Ayahnya terkadang juga memasak di waktu luang.

Lu menuturkan, terkadang dia membuat beberapa porsi sekaligus dan menyiarkan langsung bisnisnya untuk meyakinkan orang-orang yang ragu.

Baca juga: Norwegia Tangkap WN China atas Dugaan Spionase

Awalnya, dia mengenakan setelan jas untuk menambah nuansa romantis, tetapi tidak menyangka akan mendapat antusiasme sebesar itu dari para pelanggan.

Lu mengakui, warga mungkin membeli nasi gorengnya karena penasaran.

"Tetapi yang membuat mereka tetap membeli adalah rasanya," ujarnya.

Dia tidak mengungkapkan rencana bisnisnya di masa depan, tetapi mengaku telah mulai menerima peserta magang.

Tag:  #terinspirasi #sanji #piece #penjual #nasgor #pakai #raup #juta #sebulan

KOMENTAR