Israel Klaim Bunuh Pemimpin Baru Brigade Al Qassam, Hanya Menjabat Sepekan
Seorang pria berjalan di tengah reruntuhan bangunan yang hancur diserang Israel di permukiman Zahra, Nuseirat, tengah Jalur Gaza, pada 6 Februari 2026.(AFP/EYAD BABA)
14:00
27 Mei 2026

Israel Klaim Bunuh Pemimpin Baru Brigade Al Qassam, Hanya Menjabat Sepekan

- Israel mengeklaim telah membunuh pemimpin baru sayap bersenjata Hamas Brigade Al Qassam, Mohammed Odeh, dalam serangan pada Selasa (26/5/2026). 

Serangan ini terjadi kurang dari dua pekan setelah kematian pendahulu Mohammed Odeh, Ezzedine Al-Haddad dalam serangan serupa pada 15 Mei.

"Komandan sayap bersenjata Hamas di Gaza telah dilenyapkan kemarin dan dikirim untuk bertemu dengan rekan-rekannya," ujar Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dikutip dari AFP, Rabu (27/5/2026). 

"Atas nama Perdana Menteri dan atas nama saya sendiri, selamat kepada IDF dan Shin Bet atas pelaksanaan yang brilian," sambungnya.

Namun, Hamas belum memberikan komentar terkait klaim Israel atas kematian Odeh.

Baca juga: Putra Pemimpin Hamas Tewas akibat Serangan Israel di Gaza

Baru menjabat sepekan

Setelah mengumumkan serangan itu, Katz dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa Odeh pernah menjabat sebagai kepala intelijen Hamas selama serangan 7 Oktober.

Odeh disebut baru diangkat sekitar satu minggu yang lalu sebagai pengganti Ezzedine al-Haddad.

"Odeh bertanggung jawab atas pembunuhan, penculikan, dan melukai sejumlah warga sipil Israel dan tentara IDF," kata Katz dan Netanyahu.

Setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, Netanyahu berjanji untuk menargetkan dan melenyapkan para pemimpin di balik serangan tersebut.

Baca juga: Kepala Brigade Al Qassam Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

Serangan itu mengakibatkan kematian 1.221 orang, menurut perhitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.

Sementara, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, respons balasan Israel di wilayah itu telah menewaskan sedikitnya 72.803 orang.

Israel sebelumnya telah membunuh mantan kepala politik Hamas, Ismail Haniyeh, dan Yahya Sinwar, kepala Hamas di Gaza yang secara luas dianggap sebagai dalang serangan 7 Oktober. 

Serangan itu juga menewaskan Mohammed Deif, komandan lama sayap bersenjata Hamas, yang dikenal sebagai Brigade Ezzedine Al Qassam, serta Mohammed Sinwar, yang menggantikan saudaranya Yahya Sinwar, sebagai kepala Gaza.

Serangan Israel juga menargetkan anggota Hamas di Lebanon dan komandan senior Hizbullah yang didukung Iran dan bersekutu dengan kelompok tersebut, termasuk mantan kepala Hizbullah Hassan Nasrallah.

Tag:  #israel #klaim #bunuh #pemimpin #baru #brigade #qassam #hanya #menjabat #sepekan

KOMENTAR