Bukan Hanya Mengurus Bayi, 12 Hal Ini Wajib Dilakukan Ibu Usai Melahirkan
Ilustrasi bayi. Bayi Baru Lahir Bisa Langsung Terdaftar JKN Mulai 1 April 2026, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan(Unsplash/Aditya Romansa)
08:10
21 April 2026

Bukan Hanya Mengurus Bayi, 12 Hal Ini Wajib Dilakukan Ibu Usai Melahirkan

- Usai melahirkan, tubuh mungkin terasa seperti baru saja melewati ujian fisik yang luar biasa berat.

Kamu harus menyeimbangkan rasa sakit dengan tanggung jawab baru sebagai ibu, sekaligus menahan kantuk akibat kurang tidur.

Tubuh pada dasarnya sedang memintamu untuk bersantai selama beberapa minggu pertama pascapersalinan. Baik persalinan normal maupun caesar sama-sama menuntut masa pemulihan.

Baca juga: Penyebab Rambut Rontok Parah Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Berikut ragam hal yang wajib kamu lakukan setelah melahirkan guna memastikan proses pemulihan berjalan mulus tanpa komplikasi, mengutip Parents, Senin (20/4/2026).

Ragam hal yang wajib dilakukan ibu pascamelahirkan

1. Menunda aktivitas seksual dan memasukkan benda asing

Rahim membutuhkan waktu sekitar enam minggu untuk pulih dan kembali ke ukuran semula. Hindari memasukkan apa pun ke dalam vagina, termasuk tampon atau menstrual cup, demi mencegah infeksi.

“Ini karena leher rahim sedikit terbuka setelah persalinan, bahkan jika kamu menjalani operasi caesar, dan bakteri dapat menyebar ke rahim serta menyebabkan infeksi,” jelas dokter kandungan dan direktur medis di Pediatrix Medical Group, Suzy Lipinski, MD.

Hubungan seks penetratif juga sebaiknya dihindari.

Ilustrasi tampon dan menstrual cupfreepik.com Ilustrasi tampon dan menstrual cup

2. Tidak memforsir fisik

Jangan paksakan tubuh melakukan pekerjaan rumah tangga yang berat atau olahraga intens.

“Saya merekomendasikan peregangan lembut dan berjalan untuk aktivitas fisik. Ini membantu penyembuhan dan tidak membuat otot dasar panggul serta seluruh tubuh tegang," kata dokter kandungan di Memorial Hermann, Rikki Baldwin, DO.

Baca juga: Kenapa Pregnancy Glow Hilang Setelah Melahirkan?

3. Jauhi asap rokok

Paparan asap rokok sangat berbahaya bagi bayi baru lahir. Dokter Lipinksi menuturkan bahwa ini merupakan satu-satunya faktor risiko yang dapat diubah untuk SIDS (sindrom kematian bayi mendadak).

Sementara itu, dr. Baldwin menambahkan bahwa paru-paru dan otak bayi masih berkembang, sehingga asap rokok akan menghambat proses vital tersebut.

4. Tidak melewatkan jam makan

Pola makan sehat sangat penting selama masa pemulihan. Dokter kandungan di Rush University System for Health, Caroline Kuhn, MD, menyarankan makanan bernutrisi seimbang.

Menu harus mencakup protein untuk memperbaiki jaringan yang rusak, zat besi guna mengisi ulang darah, serta serat agar kamu terhindar dari sembelit pascapersalinan.

Ilustrasi makanan bergizi. Makanan bergizi adalah asupan makan sehari-hari yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan tubuh, meliputi nutrisi makro dan mikro.Dok. Shutterstock/Tatjana Baibakova Ilustrasi makanan bergizi. Makanan bergizi adalah asupan makan sehari-hari yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan tubuh, meliputi nutrisi makro dan mikro.

5. Tidak mengabaikan depresi pascamelahirkan

Baby blues sering kali muncul akibat lonjakan hormon. Asisten profesor di TCU Burnett School of Medicine sekaligus dokter kandungan, Melanie Lagomichos, MD, memaparkan tanda-tanda depresi yang lebih serius, seperti kesedihan ekstrem, sulit tidur, hingga keinginan menyakiti diri sendiri.

“Cobalah untuk tidak mengabaikan gejala awal depresi pascapersalinan ini,” tegas dia.

Baca juga: 10 Perubahan Kulit Setelah Melahirkan

6. Menerima bantuan orang lain

Dokter Lipinski mengimbau agar kamu meminta bantuan saat membutuhkannya, dan hubungi dokter jika ada pertanyaan atau kekhawatiran.

"Ini adalah masa yang penuh tekanan, dan kamu akan membutuhkan dukungan teman serta keluarga,” ucap dia.

Biarkan orang-orang terdekat membantu urusan memasak atau menjaga bayi saat kamu sedang tidur.

7. Prioritaskan perawatan diri

Tugas merawat bayi memang seolah tidak ada habisnya, tetapi kamu juga harus peka terhadap sinyal tubuh yang meminta jeda istirahat.

"Tidak masalah jika semuanya tidak sempurna. Tubuhmu perlu pulih, dan kamu harus menjaga diri sendiri," ujar dr. Lipinski.

Baca juga: Audy Item Ceritakan Sulitnya Menurunkan Berat Badan, Alami Obesitas Setelah Melahirkan

Berapa Lama Tidur Siang yang Ideal untuk Orang Dewasafreepik Berapa Lama Tidur Siang yang Ideal untuk Orang Dewasa

8. Tidak mengangkat beban berat

Ibu pascamelahirkan juga harus menghindari mengangkat beban berat. Menurut dr. Lagomichos, aktivitas ini dapat memicu hernia atau merobek jahitan yang belum sepenuhnya kering.

"Saya menyarankan pasien menghindari mengangkat apa pun yang lebih dari 6 kilogram, atau sekitar berat bayimu di car seat-nya,” tutur dia.

9. Gunakan alat kontrasepsi

Berhubungan seks kembali sebaiknya dilakukan minimal enam minggu pascapersalinan dan wajib didampingi alat kontrasepsi, meski kamu sedang menyusui.

“Kesalahpahaman yang umum adalah kamu tidak akan bisa hamil saat menyusui,” ungkap dr. Lagomichos.

Padahal, itu hanyalah mitos lantaran kamu tetap bisa hamil meskipun sedang menyusui. Dokter Baldwin juga memperingatkan bahwa jarak kehamilan yang terlalu dekat sangat berisiko.

Baca juga: Rutinitas Mandi 10 Menit Bikin Rileks Ibu yang Baru Melahirkan

10. Waspadai gejala berbahaya

Demam, salah satu penyakit yang bisa diredakan dengan buah srikayaFreepik/benzoix Demam, salah satu penyakit yang bisa diredakan dengan buah srikaya

Rasa nyeri pascapersalinan memang wajar, tetapi jangan sepelekan tanda bahaya. Dokter Lagomichos menyarankan untuk segera ke dokter jika kamu mengalami perdarahan sangat deras, demam tinggi, nyeri dada yang intens, hingga tekanan darah yang mendadak melonjak.

11. Berhenti membandingkan diri

Hindari jebakan media sosial yang menampilkan standar pengasuhan atau bentuk tubuh pascapersalinan yang tidak realistis. Membandingkan diri hanya akan memicu rasa cemburu dan frustrasi yang tidak perlu.

Baca juga: 3 Gangguan Mental yang Sering Terjadi pada Ibu Pasca-Melahirkan Menurut Ahli

12. Rayakan kemenangan kecil

Kamu berhak merayakan setiap pencapaian sekecil apa pun di masa pascapersalinan ini, mulai dari berhasil mandi dengan tenang, sesi menyusui yang lancar, hingga berani meminta bantuan orang lain. Banggalah pada proses pemulihanmu.

Tag:  #bukan #hanya #mengurus #bayi #wajib #dilakukan #usai #melahirkan

KOMENTAR