Anwar Usman Tulis Buku ''Kotak Pandora'', Beberkan 15 Tahun Pengalamannya di MK
Hakim Konstitusi Anwar Usman melambaikan tangannya kepada awak media usai memberikan keterangan pers di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (8/11/2023).. Anwar Usman menyatakan dirinya pantang menyerah sebagai Hakim Konstitusi usai statusnya diberhentikan dari Ketua MK oleh Majelis Kehormatan MK (MKMK) Jimly Asshiddiqie. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Spt.( ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
08:44
14 April 2026

Anwar Usman Tulis Buku ''Kotak Pandora'', Beberkan 15 Tahun Pengalamannya di MK

- Mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman mengaku telah menulis buku berjudul "Kotak Pandora I" dan "Kotak Pandora II".

Kedua buku tersebut memuat pengalamannya bertugas sebagai hakim konstitusi selama 15 tahun, yang diungkapkannya dengan jujur.

"Saya beberkan apa adanya tanpa tendensi apa pun, apa yang saya alami, apa yang saya hadapi, dan apa yang saya lakukan," ujar Anwar dalam wisuda purnabaktinya di Gedung MK, Jakarta, Senin (13/4/2026), dikutip dari siaran Youtube MKRI.

Baca juga: Anwar Usman Pensiun dari MK: Saya Menyampaikan Permohonan Maaf

Buku berjudul Kotak Pandora I dan Kotak Pandora II, ungkap Anwar, juga menceritakan pengalamannya dalam menegakkan hukum dan keadilan.

Tegasnya, ia tidak akan mundur sedikitpun ketika memegang amanah sebagai hakim MK selama 15 tahun.

"Saya tidak akan mundur selangkah pun, secuil pun, untuk menegakkan kebenaran, hukum, dan keadilan karena itu amanah Allah SWT," ujar Anwar.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar membagikan pengalamannya kepada sembilan hakim MK yang masih aktif.

Baca juga: Akhir Kiprah Anwar Usman di MK, Pingsan Usai Wisuda dan Cerita Beratnya Jadi Hakim

Ia menegaskan bahwa menjadi hakim konstitusi merupakan tugas berat, karena akan menghadapi risiko berupa kritik dan tekanan.

"Risiko untuk menegakkan kebenaran, hukum dan keadilan. Karena sampai kapan pun tidak akan ada seorang hakim yang mampu memberikan putusan yang memuaskan semua pihak," ujar Anwar.

Adapun pensiunnya dari MK, dipandang Anwar sebagai lembaran baru dalam kehidupannya setelah 15 tahun bertugas.

Ia menganalogikan kepergiannya dari MK seperti bayi yang baru lahir ke dunia dan kerta putih yang belum tercoreng apapun.

Baca juga: Usai Purnabakti Hakim MK, Anwar Usman Tegaskan Siap Emban Tugas Baru

Menutup purnabaktinya, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran di MK selama 15 tahunnya bertugas.

"Dari lubuk hati yang amat dalam saya menyampaikan permohonan maaf untuk semua para Yang Mulia (hakim MK), para pendamping, dan seluruh keluarga Mahkamah Konstitusi apabila selama 15 tahun saya berada di Mahkamah Konstitusi tentu saja ada hal-hal yang kurang berkenan," ujarnya.

"Maka dari ujung kaki sampai ke ujung rambut, dari lubuk hati yang dalam, saya menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih yang tidak terhingga," tutup Anwar Usman.

Tag:  #anwar #usman #tulis #buku #kotak #pandora #beberkan #tahun #pengalamannya

KOMENTAR