Senior PAN Menerawang Peluang Anies di 2029, Parpol Pengusung Jadi Penentu
- Politikus senior PAN Drajad Wibowo menerawang langkah politik Anies Baswedan di kontestasi Pilpres 2029 nanti.
Drajad berbicara merespons peluang Anies di Pilpres 2029 seiring dengan lahirnya kendaraan politik yang mendukungnya, yakni bernama Gerakan Rakyat.
“Kalau tidak (lolos threshold), ya Mas Anies tidak akan bisa banyak berkiprah,” kata Drajad dalam program siniar Gaspol Kompas.com, Selasa (28/4/2026).
Adapun Gerakan Rakyat adalah organisasi masyarakat (Ormas) pendukung Anies pada Pilpres 2024, yang telah mendeklarasikan diri sebagai partai politik.
Namun demikian, hingga saat ini Anies belum secara resmi bergabung dengan Gerakan Rakyat yang telah menyatakan bakal mengusungnya pada Pilpres 2029.
Baca juga: Politikus PAN: Pengaruh Jokowi Akan Terlihat Menjelang Pendaftaran Pilpres 2029
Menurut Drajad, entitas politik yang menopang Anies tetap harus membuktikan diri, terutama dalam memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.
Dia menekankan, banyak contoh tokoh yang membentuk partai politik, tetapi gagal berkembang karena tidak mampu lolos ke parlemen.
“Jangan lupa banyak tokoh yang bikin partai ternyata partainya mentok di situ-situ saja, tidak lolos threshold juga, kan sudah banyak itu,” ujarnya.
Baca juga: Elektabilitas Partai Politik di Tengah Polemik Ambang Batas Parlemen
Drajad menyebutkan, kemampuan partai untuk lolos threshold akan menjadi pintu awal bagi Anies untuk memperluas pengaruh politiknya. Tanpa itu, ruang gerak Anies dinilai akan terbatas.
“Kita akan lihat nanti partainya Mas Anies ini bagaimana, apakah pertama tentu lolos threshold dulu, terus kemudian kira-kira cukup terpilih tidak,” kata dia.
Baca juga: Politikus PAN Sebut Bakal Banyak Figur Berebut Jadi Pendamping Prabowo di Pilpres 2029
Drajad menambahkan, momentum penting untuk mengukur kekuatan partai tersebut akan terlihat pada 2028, menjelang Pemilu 2029.
Jika tidak memenuhi ambang batas, Drajad menilai peluang Anies untuk bersaing di level nasional menjadi kecil, meskipun masih ada kemungkinan memanfaatkan skema lain.
“Ya mungkin pakai memanfaatkan threshold yang tidak ada itu, tapi ya kita semua tahu chance-nya sudah rendah,” ucapnya.
Drajad Wibowo
Drajad: 2029 makin dekat
Drajad mengingatkan bahwa dinamika politik menuju 2029 sebenarnya sudah semakin dekat.
Karena itu, para tokoh politik yang memiliki ambisi maju sebagai calon presiden maupun wakil presiden perlu mulai bekerja dari sekarang.
“Sudah bukan harus kerja dari sekarang, sudah harus kerja dari tahun lalu sebenarnya,” kata dia.
Menurut dia, tidak hanya calon presiden, para calon anggota legislatif juga perlu mulai membangun basis dukungan sejak dini karena kontestasi pemilu berjalan beriringan.
Drajad pun mengibaratkan perkembangan peta politik menjelang 2029 seperti penentuan awal bulan ramadan dalam kalender hijriah.
“Nanti di 2028 itu akan kelihatan, kalau di dalam bulan Ramadhan itu hilalnya akan mulai kelihatan,” pungkasnya.
Tag: #senior #menerawang #peluang #anies #2029 #parpol #pengusung #jadi #penentu