BGN Akan ''Refocusing'' Penerima Manfaat MBG, Nanik Sebut Sekolah Kaya Tidak Perlu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).(KOMPAS.com/Rahel)
18:38
8 Juni 2026

BGN Akan ''Refocusing'' Penerima Manfaat MBG, Nanik Sebut Sekolah Kaya Tidak Perlu

- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengatakan, pihaknya akan melakukan refocusing terhadap penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Nanik, ada kemungkinan sekolah yang sudah kaya tidak memerlukan program MBG.

"Kami refocusing penerima manfaat. Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu? Rasanya tidak perlu ya kalau misalnya sekolah-sekolah kaya. Kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus," kata Nanik, usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Nanik mengatakan, BGN akan lebih memfokuskan MBG bagi penerima manfaat yang membutuhkan.

Baca juga: Nanik Akan Fokus ke Efisiensi Anggaran di BGN, Tak Mau MBG Bebankan APBN

"Jadi, kita lebih arahkan nanti benar-benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi," tutur dia.

Selain itu, menurut dia, ada kemungkinan penerima manfaat MBG yang kini sudah mencapai sekitar 63 juta penerima manfaat dialihkan ke daerah yang betul membutuhkan.

"Ini kita akan refocusing, sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini benar tuh 63 juta ini butuh atau sebetulnya bisa dikurangi kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh," ucap dia.

Selain membenahi soal penerima manfaat, BGN juga akan melakukan kontrol terhadap kualitas MBG.

"Kami juga sudah sampaikan ke Presiden di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas, tapi pada kualitas," ungkap Nanik.

Nanik menambahkan, BGN akan mengecek setiap MBG yang ada apakah sudah sesuai standar.

"Nanti akan kita grading. Apa? Misalnya apakah dapur ini bisa 3.000, 2.000 atau 1.000 saja itu nanti akan kita kelompok-kelompokkan," imbuh dia.

Baca juga: Sore Ini, Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN di Istana

Selanjutnya, Nanik juga akan fokus MBG untuk daerah 3T.

Dia pun akan mencoba mengurangi penggunaan anggaran negara dalam program MBG.

"Ini kami akan mencoba mengurangi tidak menggunakan APBN, mencoba ya. Tapi tadi kami belum ke sini nih sudah di, oleh apa namanya, rupanya ada investor yang sudah membangun 3T. Kami akan selesaikan bagaimana sebaiknya," ucap Nanik.

"Tapi, untuk wilayah-wilayah yang belum digarap oleh investor, kami akan coba kerja samakan atau kita bisa dibiayai dengan CSR-nya BUMN, atau mungkin ada hibah dari luar negeri, atau mungkin juga kalau di tempat itu ada perusahaan-perusahaan besar misalnya berinvestasi," sambung dia.

Tag:  #akan #refocusing #penerima #manfaat #nanik #sebut #sekolah #kaya #tidak #perlu

KOMENTAR