Dudung Soal Sejumlah SPPG Tutup: Yang Tak Penuhi Syarat Akan Disuspensi
- Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman buka suara terkait penutupan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Penutupan sejumlah SPPG tersebut viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet.
Mantan KSAD itu menjelaskan bahwa dirinya telah mendapat penjelasan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, terkait penutupan SPPG.
"Saya ketemu dengan Kepala BGN bahwa memang akan dicek ulang bahwa yang tidak memenuhi syarat, itu nanti akan disuspen," kata Dudung di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (9/6/2026).
Baca juga: 28 SPPG di Kota Serang Berhenti Beroperasi, Korwil BGN: Dana Belum Cair
Dudung menegaskan bahwa penutupan sejumlah SPPG yang kini ramai diperbincangkan terjadi karena adanya hal-hal yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan BGN.
"Maka ini akan ditertibkan oleh Kepala BGN yang baru. Ya, mudah-mudahan ke depan akan semakin baik, sehingga MBG ini betul-betul dirasakan dan memang sesuai dengan harapan Bapak Presiden," katanya.
Baca juga: Sejumlah SPPG di Lebak dan Pandeglang Tutup Sementara, Wakil Bupati: Belum Top Up Anggaran
Diberitakan sebelumnya, sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah menghentikan operasionalnya karena dana dari BGN belum cair.
Koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Demak, Muzani Ali Sadikin, mengatakan, terdapat 30 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhenti operasional sementara akibat dana belum cair hingga Senin (8/6/2026)
"Hari ini yang berhenti operasional sementara akibat dana belum cair di Kabupaten Demak ada 30 SPPG," kata Muzani, singkat melalui pesan WhatsApp, Senin (8/6/2026) sore.
SPPG di daerah lainnya, misalnya Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, untuk sementara juga mengalami kendala operasional akibat belum cairnya dana operasional dari BGN.
Baca juga: Baru 21 SPPG di Kota Malang Kantongi SLHS, Ini Kata Dinkes
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Brebes, Arya Dewa Nugroho, mengatakan, terdapat 31 SPPG yang menghentikan sementara distribusi makanan karena dana operasional dari pusat belum dicairkan hingga Senin (8/6/2026).
Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa penerima manfaat MBG di sejumlah sekolah tidak menerima paket makanan seperti biasanya.
Meski demikian, para siswa berharap program tersebut dapat segera kembali berjalan karena dinilai memberikan manfaat bagi kebutuhan gizi mereka.
Tag: #dudung #soal #sejumlah #sppg #tutup #yang #penuhi #syarat #akan #disuspensi