OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai fundamental aset kripto tetap kuat meski pasar global tengah menghadapi tekanan akibat meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan pergeseran arus investasi ke sektor lain.
Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso dalam CFX Crypto Conference 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).
Dalam paparannya, Adi menjelaskan pasar aset kripto global sempat mengalami aksi jual yang menekan kapitalisasi pasar hingga berada di kisaran USD2,9 triliun.
Kondisi itu terjadi seiring keluarnya sebagian likuiditas dari pasar kripto yang kemudian mengalir ke sektor lain, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan pasar saham.
Meski demikian, Adi menegaskan tidak terdapat perubahan fundamental yang signifikan terhadap aset kripto sebagai kelas aset digital.
"Meskipun saat ini terjadi ketakutan ekstrem di sektor kripto global, tidak ada perubahan fundamental yang mendasar terhadap aset kripto itu sendiri," ujar Adi.
Menurut dia, aset kripto masih memiliki prospek jangka panjang yang dapat dipertimbangkan investor sebagai bagian dari strategi diversifikasi investasi.
"Aset kripto tetap merupakan salah satu alternatif instrumen investasi jangka panjang yang layak dipertimbangkan," kata Adi.
Selain itu, OJK juga mencermati perkembangan sejumlah segmen yang tetap menunjukkan pertumbuhan di tengah volatilitas pasar. Salah satunya adalah stablecoin yang terus mencatat peningkatan adopsi secara global.
Adi menyebut kapitalisasi pasar stablecoin di jaringan Ethereum telah mencapai sekitar USD124 miliar. Angka itu menunjukkan pemanfaatan teknologi blockchain terus berkembang ke berbagai kebutuhan transaksi dan aktivitas ekonomi digital.
Menurut OJK, perkembangan stablecoin dan tokenisasi aset nyata menjadi salah satu tren yang perlu mendapat perhatian lebih besar dalam pengembangan industri aset digital ke depan.
Karena itu, OJK mendorong pelaku industri untuk tidak hanya berfokus pada pergerakan harga aset kripto, tetapi juga memperhatikan perkembangan inovasi dan pemanfaatan teknologi blockchain yang memiliki nilai tambah bagi perekonomian.
Sebagai catatan, CFX Crypto Conference 2026 mengangkat tema "Mewujudkan Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto: Mengakselerasi Infrastruktur dan Inovasi Produk untuk Pertumbuhan Nasional". Forum ini menjadi wadah diskusi antara regulator, pelaku industri, dan inovator dalam membahas masa depan ekosistem aset digital Indonesia.***
Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan
Tag: #fundamental #kripto #tetap #kuat #tengah #gejolak #pasar #global