Profil Brigjen Brigjen Muhammad Nas, Kapuspen TNI Baru yang Merupakan Ahli Intelijen
- Posisi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI kini ditempati oleh nama baru, yakni Brigjen Muhammad Nas yang menggantikan Mayjen Aulia Dwi Nasrullah.
Proses serah terima jabatan Kapuspen TNI oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dilaksanakan di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026).
“Serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan personel guna menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas,” bunyi keterangan Puspen TNI, dikutip Jumat (22/5/2026).
Baca juga: TNI Klarifikasi soal “Babinsa Lebih Utamakan Kopdes daripada Sekolah di NTT”
Regenerasi kepemimpinan ini diharapkan setiap satuan mampu beradaptasi dengan dinamika tugas dan tantangan strategis yang terus berkembang.
Profil Brigjen Muhammad Nas
Muhammad Nas lahir di Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 8 Juni 1975. Perwira tinggi TNI tersebut merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) pada 1998.
Sepanjang kariernya, Muhammad Nas dikenal memiliki pengalaman panjang di Korps Infanteri dengan kompetensi di bidang intelijen militer.
Sebelum dipercaya menjabat Kapuspen TNI, Muhammad Nas mengemban tugas sebagai Asisten Intelijen Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Asintel Kaskostrad) sejak Maret 2025.
Baca juga: TNI AL Limpahkan Kasus Penyelundupan 544 Kg Merkuri ke Bareskrim Polri
Berikut riwayat karier Brigjen TNI muhammad Nas:
- Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember (2016)
- Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh (2021-2022)
- Asintel Kasdam II/Sriwijaya
- Paban Utama A-2 Direktorat A Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI (2025)
- Asintel Kaskostrad (2025-2026)
- Kapuspen TNI (Mei 2026-sekarang).
Baca juga: TNI Polri di Jabatan Sipil, Pengamat: Pimpin Batalyon Berbeda dengan Lembaga Pemerintah
Nama Muhammad Nas sempat viral di media sosial, ketika ia menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Markas Komando (Mako) Brimob pada Agustus 2025.
Di tengah situasi yang memanas, ia memilih mengedepankan pendekatan dialogis dibanding tindakan represif.
Pendekatan Brigjen Muhammad Nas saat itu berhasil meredakan ketegangan antara massa aksi dan aparat keamanan pada Agustus 2025.
Tag: #profil #brigjen #brigjen #muhammad #kapuspen #baru #yang #merupakan #ahli #intelijen