Menhaj Ingatkan Calon Jemaah Haji 2027 Persiapkan Kebugaran Fisik
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, meninjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah Kamis (4/6/2026).(Dok Kemenhaj)
18:18
9 Juni 2026

Menhaj Ingatkan Calon Jemaah Haji 2027 Persiapkan Kebugaran Fisik

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengingatkan calon jemaah haji 2027 untuk mempersiapkan kebugaran fisik dengan baik.

"Untuk calon jemaah kita yang akan berangkat tahun 2027 ini, harapan kita, permintaan kita, pesan kita, satu persiapkan sebaik-baiknya," kata Gus Irfan dalam penyambutan kedatangan Musyrif Din di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (9/6/2026).

Gus Irfan menuturkan, persiapan haji tahun 2027 bukan hanya tentang pemahaman manasik dan fikih haji yang benar agar ibadah sah dan mabrur.

Baca juga: Menhaj: Kuota Haji 2027 Acuan Sementara Tetap 221 Ribu Jamaah

Namun, perlu juga kesiapan kondisi fisik yang prima sebelum keberangkatan haji.

"Kami minta sekali lagi calon haji kita, selain mempersiapkan manasik dan fikihnya juga persiapan fisiknya. Fisik tetap sangat diperlukan karena jemaah haji, ibadah haji ini diperlukan kesiapan fisik juga," ucapnya.

Gus Irfan menyebut, petugas haji tahun ini banyak menghadapi persoalan kesehatan jemaah selama penyelenggaraan ibadah di Tanah Suci.

"Tahun ini kami agak kewalahan dengan faktor kesehatan jemaah," kata dia.

Baca juga: Arab Saudi Kirim Timeline Haji 2027, Menhaj Irfan: Indonesia Kekurangan Ratusan Dokter dan Perawat

Sebagai informasi, seorang jemaah haji asal Banyuwangi, Jawa Timur bernama Syuwandi bin Saji (78), warga Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, meninggal dunia di Tanah Suci setelah mengalami serangan jantung akut.

Jemaah yang tergabung dalam Kloter 84 tersebut mengembuskan napas terakhir pada Minggu (7/6/2026) pukul 23.55 Waktu Arab Saudi (WAS) di King Faisal Hospital, Mekkah.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Syuwandi mengalami ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) atau serangan jantung akut berat akibat penyumbatan pada pembuluh darah koroner.

Hingga 8 Juni 2026, dari total 1.317 jemaah haji Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 82 hingga 85, sebanyak 401 orang atau sekitar 30,4 persen masuk kategori risiko tinggi dan terus mendapatkan pemantauan kesehatan dari petugas.

Selain kasus kematian, sejumlah jemaah juga sempat menjalani perawatan di fasilitas kesehatan Arab Saudi akibat gangguan pernapasan, penyakit jantung, dehidrasi, hingga kelelahan fisik setelah menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Tag:  #menhaj #ingatkan #calon #jemaah #haji #2027 #persiapkan #kebugaran #fisik

KOMENTAR