Pescara Terdegradasi ke Serie C, Ultras Mengamuk dan Bentrok dengan Polisi
Pescara dipastikan terdegradasi ke Serie C setelah gagal bertahan di kasta lebih tinggi sepak bola Italia musim ini.(ANDREAS SOLARO/AFP)
11:18
10 Mei 2026

Pescara Terdegradasi ke Serie C, Ultras Mengamuk dan Bentrok dengan Polisi

Kabar duka menyelimuti jagat sepak bola Pescara 1936 setelah tim kesayangan mereka dipastikan turun kasta ke divisi ketiga Italia, Serie C.

Kepastian pahit ini didapat usai Pescara 1936 hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Spezia pada laga pamungkas musim reguler, Jumat (10/5/2026) waktu setempat.

Kegagalan mempertahankan posisi di kompetisi kasta kedua tersebut memicu gelombang amarah dari para pendukung setianya.

Hasil imbang ini tidak hanya membuat Pescara 1936 terjerembap ke kasta bawah, tetapi juga menyeret sang lawan, Spezia, ke nasib yang sama.

Keduanya kini harus rela berkompetisi di Serie C musim depan bersama Reggiana yang juga sudah dipastikan terdegradasi.

Baca juga: Persib Vs PSM, Federico Barba Enggan Terpengaruh Rumor ke Pescara 1963

Sementara itu, persaingan di papan bawah masih menyisakan duel hidup-mati antara Bari dan Sudtirol yang akan bertemu dalam babak play-off degradasi.

Atmosfer panas di dalam stadion seketika meluap ke area luar sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.

Para pendukung garis keras atau Ultras yang tidak puas dengan performa tim mulai menunjukkan aksi protes yang anarkis.

Mereka mencemooh para pemain dengan keras sebelum akhirnya terlibat ketegangan dengan pihak keamanan.

Kelompok suporter yang marah tersebut mencoba merangsek dan terlibat bentrok dengan Polisi di area gerbang stadion.

Berdasarkan laporan di lapangan, massa mulai melemparkan petasan ke arah petugas yang berjaga untuk mengamankan situasi.

Aksi pelemparan petasan ini menciptakan suasana mencekam di luar stadion sebagai bentuk kekecewaan mendalam atas kegagalan tim bertahan di Serie B.

Baca juga: Profil Pescara 1936, Potensi Klub Tujuan Bek Persib Federico Barba

Kontras Nasib dengan Venezia dan Frosinone

Para pemain Venezia merayakan gol dalam pertandingan Serie A Italia antara Lazio vs Venezia di Stadion Olimpico, Roma, pada 18 Agustus 2024. (Photo by tiziana fabi / AFP)AFP/TIZIANA FABI Para pemain Venezia merayakan gol dalam pertandingan Serie A Italia antara Lazio vs Venezia di Stadion Olimpico, Roma, pada 18 Agustus 2024. (Photo by tiziana fabi / AFP)

Situasi di markas Pescara 1936 berbanding terbalik dengan euforia yang terjadi di papan atas.

Di saat tim-tim tertentu harus turun ke kasta bawah Liga Italia, Venezia justru merayakan keberhasilan mereka menjadi juara kasta kedua musim 2025-2026.

Tim asuhan Giovanni Stroppa tersebut memastikan diri promosi kembali ke Serie A setelah menang 2-0 atas Palermo.

Kesuksesan Venezia diikuti oleh Frosinone yang mengunci posisi runner-up klasemen akhir.

Kemenangan telak 5-0 atas Mantova memastikan Frosinone mengumpulkan 81 poin dan berhak menemani Venezia naik ke kasta tertinggi sepak bola Italia musim depan.

Keduanya berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan kembali ke divisi utama hanya dalam waktu satu tahun setelah terdegradasi.

Peta Persaingan Play-off Promosi

Meskipun dua tiket otomatis sudah diamankan, drama di kasta kedua belum sepenuhnya usai.

Sejumlah tim masih akan memperebutkan satu tiket tersisa menuju divisi utama melalui jalur play-off.

Baca juga: Hasil Liga Italia, 2 Gol Higuain Antarkan Juventus Kalahkan Pescara

Monza dan Palermo yang finis di urutan ketiga dan keempat sudah menunggu di babak semifinal.

Sementara itu, Catanzaro akan berhadapan dengan Avellino, dan Modena bakal bersua Juve Stabia dalam laga penyisihan satu leg pada Selasa, 12 Mei mendatang.

Pemenang dari laga-laga ini akan terus berjuang dalam format dua leg hingga partai final yang dijadwalkan pada akhir Mei untuk menentukan siapa yang layak menyusul ke kasta tertinggi.

Tag:  #pescara #terdegradasi #serie #ultras #mengamuk #bentrok #dengan #polisi

KOMENTAR