Gempa Magnitudo 7,5 di Jepang: Shinkansen Dihentikan, Ada Peringatan Tsunami
Jalur kereta cepat Tokaido Shinkansen di Jepang yang menjadi jalur kereta api berkecepatan tinggi pertama di dunia.(Wikimedia Commons/Tansaisuketti)
19:07
20 April 2026

Gempa Magnitudo 7,5 di Jepang: Shinkansen Dihentikan, Ada Peringatan Tsunami

Gempa bumi magnitudo 7,5 mengguncang kedalaman 10 kilometer, sekitar 100 kilometer dari lepas pantai Prefektur Iwate pada Senin (20/4/2026), menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Dikutip dari CNN, Badan Meteorologi Jepang dan Survei Geologi AS mengeluarkan peringatan potensi tsunami.

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan adanya potensi tsunami setinggi tiga meter untuk prefektur Iwate dan sebagian prefektur Hokkaido serta Aomori.

Di daerah lain di timur laut Jepang, mereka mengeluarkan peringatan potensi tsunami hingga satu meter.

Baca juga: Sistem Bagasi di Bandara Malaysia Eror, Penumpang Tertahan 4 Jam

Menambahkan dari The Japan Times, media pemberitaan di Jepang telah mengeluarkan imbauan kepada warga setempat agar pindah ke tempat yang lebih tinggi. Serta, memperingatkan kepada warga untuk menjauh dari sungai dan garis pantai.

Sejauh ini, pengamatan gelombang tsunami di bawah tingkat peringatan yang dikeluarkan.

Di Pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate gelombang tsunami terjadi setinggi 0,8 meter. Sementara di Pelabuhan Miyako, Prefektur Iwate tsunami terjadi setinggi 0,4 meter.

Badan penanggulangan bencana Jepang mengatakan telah mengeluarkan perintah evakuasi kepada 171.958 orang di lima prefektur tersebut.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mendesak warga di daerah yang terdampak untuk segera mengungsi dan mengatakan pemerintah telah membentuk gugus tugas darurat.

"Warga di daerah yang telah dikeluarkan peringatan tsunami harus segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau lokasi yang lebih aman seperti gedung evakuasi,” kata Takaichi kepada wartawan dalam konferensi pers pada hari Senin, dikutip dari CNN.

Baca juga: 5 Gunung yang Ramah Pemula, Cocok untuk Solo Hiking

Imbas gempa, operator layanan kereta cepat yang beroperasi antara Tokyo dan stasiun Shin-Aomori mengatakan bahwa layanan kereta telah dihentikan karena pemadaman listrik.

Layanan kereta juga telah dihentikan antara Stasiun Akita dan Stasiun Morioka di Jepang utara.

Tidak hanya itu, semua layanan kereta lokal di prefektur Iwate juga telah menghentikan.

Menambahkan dari CNA, belum ada laporan langsung mengenai korban jiwa atau kerusakan besar imbas gempa yang terjadi.Namun, gempa susulan yang besar mungkin akan terjadi.

Badan Meteorologi Jepang juga mengatakan ada kemungkinan satu persen terjadinya gempa besar di pantai utara Jepang dalam satu atau dua minggu ke depan.

Tag:  #gempa #magnitudo #jepang #shinkansen #dihentikan #peringatan #tsunami

KOMENTAR