Sambut Ramadan 2026, Tokopedia dan TikTok Shop Siapkan Strategi Jualan
Tokopedia dan TikTok Shop kembali menggelar Indonesia Summit 2026 di Jakarta.
Ajang tahunan ini menjadi perayaan bagi para penjual, affiliate content creator, dan mitra yang mencatatkan pertumbuhan signifikan di kedua platform sepanjang 2025.
Penyelenggaraan Indonesia Summit 2026 berlangsung di tengah pergeseran perilaku belanja masyarakat menuju era discovery e-commerce, di mana konsumen menemukan produk melalui konten dan interaksi komunitas.
Baca juga: TikTok Shop by Tokopedia Dukung Brand Fesyen Lokal Dongkrak Penjualan Jelang Ramadan
Ilustrasi TikTok Shop.
Tokopedia dan TikTok Shop menempatkan diri sebagai penghubung antara konsumen, penjual, dan affiliate content creator melalui ekosistem berbasis konten tersebut.
Peran ini dinilai kian strategis seiring proyeksi Indonesia menjadi pasar digital terbesar di Asia Tenggara dengan potensi mencapai 600 miliar dollar AS pada 2030.
Pertumbuhan ekonomi digital juga diperkirakan menyumbang sekitar 8 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
Stephanie Susilo, Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, mengatakan 2025 menjadi periode penting bagi penguatan konektivitas ekosistem kedua platform.
Baca juga: Live Streaming Dongkrak Transaksi, TikTok Shop by Tokopedia Genjot Ekosistem Fesyen
“Tahun 2025 menjadi tahun pertumbuhan dan konektivitas bagi kami, di mana Tokopedia dan TikTok Shop makin memperkuat perannya sebagai ekosistem yang menghubungkan jutaan penjual. Melalui koneksi yang makin erat ini, kami terus mendukung para pelaku usaha lokal di Indonesia agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Stephanie dalam siaran pers, Jumat (30/1/2026).
Fokus kesiapan Ramadan dan strategi pertumbuhan
Ilustrasi layanan digital, belanja online.
Mengusung tema Driving Growth, Powering Connection, Indonesia Summit 2026 dihadiri ribuan penjual, termasuk pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia, affiliate content creator, serta mitra strategis.
Acara ini dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk menyambut Ramadan, periode yang secara historis menjadi salah satu momen dengan lonjakan trafik dan transaksi penjualan.
Melanjutkan Indonesia Summit 2025, agenda tahun ini menitikberatkan pada penguatan kesiapan penjual, strategi konten, serta optimalisasi solusi periklanan dan afiliasi.
Baca juga: Riset TikTok Shop by Tokopedia: Live Host Jadi Pekerjaan Paling Dicari
Tokopedia dan TikTok Shop juga meluncurkan Ramadan Growth Playbook sebagai panduan strategis bagi penjual, affiliate content creator, dan mitra dalam mengoptimalkan penjualan menjelang Ramadan.
Selain itu, disediakan program matchmaking antara penjual dan affiliate content creator untuk memperkuat kolaborasi pemasaran berbasis konten.
Dalam ekosistem ini, puluhan juta affiliate content creator disebut berperan aktif membantu penjual memperluas jangkauan dan membangun kepercayaan konsumen melalui konten kreatif serta rekomendasi yang relevan.
Penyaringan 250.000 akun penjual
Di tengah pertumbuhan ekosistem, Tokopedia dan TikTok Shop menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan dan kepercayaan pengguna.
Baca juga: Dirjen Pajak Pastikan Aturan Baru Shopee, Tokopedia, dkk Pungut Pajak Tak Bikin Harga Barang Naik
Stephanie mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Juni 2025, Tokopedia dan TikTok Shop telah menyaring lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual yang belum memenuhi standar kepatuhan.
Selain itu, platform melakukan peninjauan terhadap belasan juta produk sebelum ditayangkan.
Ilustrasi belanja online di marketplace.
“Sepanjang Januari sampai dengan Juni 2025 Tokopedia dan TikTok Shop telah menyaring lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual yang belum memenuhi standar kepatuhan, serta melakukan peninjauan terhadap belasan juta produk sebelum ditayangkan, yang meningkat rata-rata 506,8 persen dibandingkan enam bulan sebelumnya," papar dia.
Selain penyaringan dan penegakan kebijakan, kedua platform juga meningkatkan edukasi terkait perlindungan hak kekayaan intelektual (KI).
Baca juga: Transaksi Tokopedia dan TikTok Shop Melonjak Saat Promo 12.12
Sejak 2025, Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk mendorong penjual menjadi pemilik sah atas KI produknya.
Penjual yang memiliki KI, termasuk UMKM, dapat bergabung dalam ekosistem Mall yang menjamin produk 100 persen asli, gratis ongkir, serta retur 15 hari. Jumlah penjual Mall di TikTok Shop disebut naik empat kali lipat.
Sejumlah di antaranya mencatat pertumbuhan transaksi rata-rata lebih dari 15 kali lipat, dengan daftar merek bertransaksi tertinggi didominasi brand lokal termasuk UMKM.
Dorong ekspansi brand lokal
Tidak hanya berfokus pada pertumbuhan domestik, TikTok Shop by Tokopedia sejak Desember 2025 menghadirkan inisiatif #LokalMendunia untuk membantu brand lokal memperluas jangkauan ke pasar Asia Tenggara.
Baca juga: Penjualan di TikTok Shop Meledak, UMKM Raup Untung dari Siaran LIVE
Melalui pemanfaatan ekosistem regional TikTok Shop, program ini membuka akses ke Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Filipina.
Brand peserta dibekali pembelajaran terstruktur, aktivitas berbasis misi, serta pendampingan untuk menguji potensi pasar dan memperkuat kesiapan operasional di negara tujuan.
Peserta juga terhubung dengan ekosistem pendukung, mulai dari tim regional hingga mitra resmi untuk pengelolaan toko, produksi konten, live streaming, hingga pemenuhan pesanan.
Stephanie menyampaikan perkembangan awal program tersebut.
Baca juga: Integrasi Seller Center TikTok Shop dan Tokopedia, Pedagang Bisa Punya 2 Toko
“Sejak diluncurkan pada Desember 2025, enam dari delapan brand lokal yang berekspansi ke Malaysia melalui ekosistem TikTok Shop mencatat peningkatan transaksi harian selama periode kampanye. Beberapa bahkan meraih pertumbuhan dua hingga tiga digit, sementara brand di tahap awal mampu tumbuh hingga 50 kali lipat dari penjualan berbasis LIVE, menunjukkan efektivitas program dalam mempercepat adaptasi pasar,” tambah Stephanie.
Tag: #sambut #ramadan #2026 #tokopedia #tiktok #shop #siapkan #strategi #jualan