BEI Pastikan Operasional Tetap Normal usai Pengunduran Diri Sejumlah Pejabat Tinggi
– Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan seluruh aktivitas dan layanan bursa tetap berjalan normal meski terjadi pengunduran diri sejumlah pejabat tinggi di lingkungan otoritas pasar modal.
Pjs Dirut BEI Jeffrey Hendrik menegaskan, tidak ada gangguan dalam operasional bursa, baik dari sisi sistem perdagangan, pelayanan kepada pemangku kepentingan, maupun proses pengambilan keputusan strategis.
"Dari SRO atau Bursa Efek Indonesia, pertama yang ingin kami sampaikan adalah bahwa operasional Bursa Efek Indonesia, baik kesiapan sistem perdagangan, pelayanan kepada seluruh stakeholders maupun proses pengambilan keputusan berjalan secara normal tanpa ada gangguan apa pun," ujar Jeffrey dalam Dialog Bersama Pelaku Pasar Modal di Main Hall BEI, Jakarta, Minggu (1/2).
Sebelumnya, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil menyusul terjadinya trading halt selama dua hari berturut-turut di pasar modal Indonesia, yang dipicu oleh tekanan pasar pasca kebijakan terbaru MSCI.
Dalam pernyataan resminya, Iman menegaskan pengunduran diri ini merupakan bentuk tanggung jawab penuh atas dinamika dan gejolak yang terjadi di bursa dalam dua hari terakhir.
"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia," ujar Iman kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1).
Tak lama setelah itu, pengunduran tinggi disusul oleh tiga petinggi OJK terdiri dari Mahendra Siregar yang mundur dari Ketua Dewan Komisioner; Inarno Djajadi mundur dari Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon; serta IB Aditya Jayaantara mundur dari jabatan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon.
Selanjutnya, pada Jumat (30/1) malam, Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara ikut mengundurkan diri. Langkah itu mereka ambil usai tumbangnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan.
Tag: #pastikan #operasional #tetap #normal #usai #pengunduran #diri #sejumlah #pejabat #tinggi