Produksi Lapangan Migas Tua Sangasanga Tembus 104,02 Persen Awal 2026
Aktivitas produksi minyak di lapangan tua Sangasanga, Kalimantan.(DOK. PEP SANGASANGA FIELD)
21:04
16 Februari 2026

Produksi Lapangan Migas Tua Sangasanga Tembus 104,02 Persen Awal 2026

– Kinerja awal 2026 PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field melampaui target. Hingga 31 Januari 2026, realisasi produksi tercatat 104,02 persen dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), menandai tren positif yang berlanjut dari tahun sebelumnya.

Senior Manager PEP Sangasanga Field, Sigid Setiawan, mengatakan capaian tersebut diraih di tengah tantangan pengelolaan lapangan tua atau brown field yang secara alamiah mengalami penurunan produksi.

“Langkah strategis perusahaan dengan inovasi dan teknologi berhasil mendorong akumulasi produksi bulan berjalan (month to date/MTD) hingga 31 Januari 2026 mencapai 5.257 barrel per hari (bph),” ungkap Sigid.

Sepanjang 2025, realisasi produksi juga menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi minyak meningkat 10 persen dan gas bumi naik 11,4 persen.

“Berbagai tantangan dan kompleksitas pengelolaan brown field tidak melunturkan semangat para pekerja untuk mencapai target yang ditetapkan dengan menerapkan inovasi dan optimalisasi,” jelasnya.

Baca juga: Sumur Sulit Jadi Andalan, Produksi Minyak Mahakam Naik di Awal 2026

Tambahan Sumur Dongkrak Produksi

Sigid menuturkan, pada awal Januari 2026 perusahaan berhasil mengebor sumur pengembangan NKL-1183. Sumur tersebut berkontribusi menambah produksi minyak sebesar 420 bph.

Dengan tambahan tersebut, produksi lapangan sempat menyentuh angka 5.875 bph.

“Pada awal Januari lalu, misalnya, kami berhasil mengebor sumur pengembangan NKL-1183 yang berkontribusi menambah produksi minyak sebesar 420 bph sehingga produksi lapangan berhasil menyentuh angka 5.875 bph,” ujar Sigid.

Menurut dia, penerapan inovasi dan teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga tingkat produksi migas, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung penyediaan energi berkelanjutan.

Baca juga: Kenang Masa Keemasan Migas, Bahlil Targetkan Lelang 110 Blok pada 2026

Penjualan Gas Lampaui Target

Dari sisi hilir, penjualan gas juga menunjukkan kinerja di atas target. Realisasi penjualan tercatat 5,44 mmscfd atau setara 108,8 persen dibandingkan target dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG).

“Perusahaan berhasil mengoptimalkan sistem kelistrikan wilayah Selatan Mahakam (SMHK) melalui penggunaan Gas Engine Genset (GEG) sehingga berhasil menurunkan kejadian blackout akibat trip listrik, atau pemutusan arus otomatis oleh sistem proteksi saat terjadi gangguan,” imbuhnya.

PEP Sangasanga Field merupakan bagian dari Zona 9 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan yang dikelola PT Pertamina Hulu Indonesia. Melalui kerja sama dengan SKK Migas, operasi hulu migas dijalankan di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Capaian awal tahun ini menjadi pijakan perusahaan untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Tag:  #produksi #lapangan #migas #sangasanga #tembus #10402 #persen #awal #2026

KOMENTAR