Produksi Beras Sikka Rendah, Kebutuhan 37.000 Ton Masih Bergantung Pasokan Luar
Jumlah produksi beras di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih rendah.
Imbasnya, ribuan ton beras terpaksa dipasok dari luar daerah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Inosensius Siga mengungkapkan bahwa rata-rata produksi gabah setiap tahun sebanyak 36.307,2 ton.
Baca juga: Kemarau Datang Lebih Dini, BI Waspadai Kenaikan Harga Cabai, Jagung, Beras
Ia menyebut, jika dikonversi ke beras berkisar 12.000 sampai 13.000 ton.
Sementara kebutuhan konsumsi beras sangat tinggi.
“Untuk konsumsi saja, kita masih kurang, kita harus suplai pasokan dari luar,” ujar Inosensius di Maumere, Jumat (27/3/2026).
Adapun berdasarkan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sikka, kebutuhan beras tahunan di Kabupaten Sikka diperkirakan mencapai sekitar 37.000 ton.
Baca juga: Stok Beras di Madura Aman Jelang Lebaran, Capai 4.000 Ton
Menurut Inosensius, rendahnya produksi beras disebabkan beberapa hal, di antaranya ketersediaan air dan topografi.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah mengkaji rencana pencetakan sawah baru seluas 500 hektar, namun realisasinya bergantung pada beberapa faktor.
Ia menjelaskan, usulan tersebut, yang diajukan ke pemerintah pusat, memerlukan survei investigasi desain (SID) untuk menentukan kelayakan.
Inosensius menyebut, syarat utama untuk pencetakan sawah adalah ketersediaan lahan seluas minimal 10 hektar dalam satu hamparan.
Baca juga: Bulog Sebut Beras SPHP 2026 Dikurangi Jadi 860.000 Ton
Ilustrasi beras.
Selain itu, ketersediaan air dan kondisi tanah yang memungkinkan untuk pertanian padi juga menjadi pertimbangan penting.
Ia berkata, jika persyaratan ini terpenuhi, maka pencetakan sawah baru dapat dilakukan.
“Hasil SID itu nanti belum tentu 500. Bisa saja di bawah itu,” katanya.
Meski begitu, upaya untuk meningkatkan produksi dan produktivitas padi terus dilakukan, termasuk pemberian bantuan dan subsidi pupuk.
Baca juga: Stok Beras Bulog Jember 90.000 Ton, Pasokan Aman hingga Lebaran
Ia menambahkan, kuota pupuk subsidi tahun ini mencapai 3.000-an ton, namun serapannya masih belum maksimal.
Tag: #produksi #beras #sikka #rendah #kebutuhan #37000 #masih #bergantung #pasokan #luar