IHSG Berbalik Arah Usai Reli 5 Hari, Asing Jual Saham BBRI, BBCA, dan BUMI
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
06:12
16 April 2026

IHSG Berbalik Arah Usai Reli 5 Hari, Asing Jual Saham BBRI, BBCA, dan BUMI

- Aksi jual bersih atau net sell besar-besaran investor asing, terutama di saham perbankan, menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah pada penutupan perdagangan Rabu (15/4/2026), setelah indeks reli lima hari beruntun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 52,36 poin atau 0,68 persen ke level 7.623,59 saat penutupan perdagangan Rabu sore.

Investor global mencatatkan jual bersih senilai Rp 1,16 triliun di seluruh pasar.

Di pasar reguler, tekanan bahkan lebih besar dengan net sell Rp 1,23 triliun, sementara di pasar tunai dan negosiasi net buy tercatat tipis atau Rp 61,75 miliar.

Baca juga: IHSG Ditutup Memerah, Melemah 0,68 Persen ke Level 7.623,59

Aksi profit taking itu terlihat pada saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham dengan net sell terbesar, yaitu Rp 706,6 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 263,8 miliar, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp 193,6 miliar.

Adapun, saham BBRI ditutup di posisi Rp 3.400, turun 1,73 persen.

Saham emiten perbankan pelat merah ini melemah sejak awal sesi perdagangan, sempat berada di area Rp 3.500, sebelum perlahan turun dan bergerak sideways di kisaran Rp 3.440– Rp 3.460, lalu kembali tertekan hingga penutupan.

Tekanan yang lebih dalam terlihat pada saham BBCA yang terkoreksi 2,96 persen ke level Rp 6.550.

Saham ini sempat dibuka di area Rp 6.800, namun mengalami penurunan konsisten sepanjang hari.

BUMI juga tidak luput dari tekanan, turun 3,82 persen ke harga Rp 252.

Setelah sempat berada di area Rp 266, harga terus bergerak menurun hingga penutupan.

Di sisi lain, investor asing masih melakukan akumulasi terbatas pada sejumlah saham.

PT Astra International Tbk (ASII) mencatat net buy atau beli bersih senilai Rp 199,4 miliar, diikuti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 109,1 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp 67,5 miliar.

Secara agregat, IHSG pada perdagangan Rabu mencerminkan pembalikan arah, setelah sempat menguat di awal sesi.

Indeks dibuka di level 7.750,896 dan langsung melesat hingga menyentuh angka tertinggi harian di 7.773,578.

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama.

IHSG berangsur melemah dan sempat tertekan ke area 7.640-an, sebelum mencoba stabil di pertengahan sesi.

Memasuki paruh kedua perdagangan, tekanan jual kembali mendominasi, membuat indeks terus bergerak turun hingga akhirnya ditutup di level terendah hariannya, yakni 7.623,586 atau melemah 0,68 persen.

Dari sisi aktivitas, volume transaksi tercatat tinggi, yakni 51,438 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 22,61 triliun dan frekuensi lebih dari 3,16 juta kali.

Meskipun jumlah saham yang naik 380 saham lebih banyak dibanding yang turun 292 saham, tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar membuat indeks tetap berakhir di zona merah.

Baca juga: 18 Emiten Bakal Didepak dari BEI, Buyback Saham Jadi “Jalan Keluar” Investor Ritel

Tag:  #ihsg #berbalik #arah #usai #reli #hari #asing #jual #saham #bbri #bbca #bumi

KOMENTAR