Kapal Tanker Pertamina Patra Niaga Sandar di Ampenan, Pasok 6.000 KL BBM untuk NTB
Kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga bersandar di Pelabuhan Ampenan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (16/4/2026).(Dok. Pertamina Patra Niaga)
13:44
16 April 2026

Kapal Tanker Pertamina Patra Niaga Sandar di Ampenan, Pasok 6.000 KL BBM untuk NTB

- Armada kapal tanker milik Pertamina Patra Niaga kembali sandar di Pelabuhan Ampenan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (16/4/2026), dengan membawa muatan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 6.000 kiloliter (KL).

Muatan tersebut terdiri dari 3.000 KL Pertalite dan 3.000 KL B40 yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat, sektor transportasi, hingga industri di wilayah NTB dan sekitarnya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, mengatakan armada laut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan energi, khususnya di wilayah kepulauan.

"Setiap kapal yang sandar di Ampenan memiliki peran penting dalam memastikan energi tersedia secara tepat waktu dan merata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).

Kapal tanker Transko Antasena yang membawa pasokan tersebut merupakan bagian dari rantai distribusi energi nasional. Pelabuhan Ampenan sendiri menjadi salah satu titik penting dalam penyaluran BBM di kawasan Nusa Tenggara.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Minta Maaf atas Kebakaran SPBE Cimuning, Janji Tanggung Jawab Penuh

Dari terminal ini, pasokan energi selanjutnya didistribusikan ke berbagai kabupaten dan kota di Pulau Lombok serta wilayah sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.

Lebih lanjut, Roberth mengatakan, sebagai negara kepulauan, Indonesia memang mengandalkan distribusi energi melalui jalur laut, terutama untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa darat.

Di NTB, distribusi melalui jalur laut menjadi tulang punggung pasokan energi, khususnya bagi wilayah kepulauan yang bergantung pada konektivitas maritim.

Pertamina Patra Niaga mencatat frekuensi pengiriman ke kawasan NTB mencapai lebih dari 30 pelayaran (voyage) setiap bulan.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pertumbuhan daerah.

"Melalui armada yang beroperasi secara rutin, Pertamina Patra Niaga menjaga kesinambungan distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat di wilayah selatan Nusantara tetap terpenuhi," kata Roberth.

Baca juga: Strategi Pertamina Patra Niaga Amankan Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Tag:  #kapal #tanker #pertamina #patra #niaga #sandar #ampenan #pasok #6000 #untuk

KOMENTAR