Sapi Prabowo Dibeli dengan APBN, Ini Kata Purbaya
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui terkait anggaran pembelian sapi kurban milik Presiden RI Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan usai Purbaya menjalankan shalat Idul Adha di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta.
"Saya tidak tahu masalah itu. Saya cek, saya tidak tahu," dia kepada awak media.
Baca juga: APBN April 2026 Dinilai Solid, Ekonom Proyeksi Defisit Akan Aman di 2,9 Persen
Purbaya menuturkan, anggaran tersebut kemungkinan berasal dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sendiri.
"Tanya Mensesneg, tapi rasanya pakai uang mereka sendiri," ucap dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan, 1.098 ekor sapi yang akan dibagikan Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 2026 dibeli menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Jadi sumber anggarannya dari APBN ya melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden," kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: Purbaya Ungkap Potensi Perputaran Ekonomi dari Hari Raya Idul Adha
Juri menuturkan, 1.098 ekor sapi Prabowo itu berasal dari peternak lokal dan akan dibagikan ke setiap kota dan kabupaten se-Indonesia.
Harga masing-masing sapi juga bervariasi tergantung berat dan lokasinya.
Secara total, anggaran yang dikucurkan untuk membeli 1.098 sapi tersebut berkisar Rp100 miliar.
"Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi, jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak 100-an miliar," tutup Juri.