76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal
Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]
09:20
29 April 2026

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

Perang-perang yang dipimpin Amerika Serikat selama 76 tahun terakhir disebut telah menelan biaya keuangan dan korban manusia dalam skala luar biasa.

Terbaru, perang melawan Iran menjadi salah satu perang termahal secara harian dalam sejarah modern.

Laporan analisis Al Jazeera menyebut perang-perang yang dipimpin AS sejak era Korea hingga konflik Iran telah menewaskan jutaan warga sipil dan puluhan ribu personel militer, serta membebani anggaran negara hingga triliunan dolar.

Menurut proyek Cost of War dari Brown University, perang-perang AS sejak 2001 saja telah menyebabkan sekitar 940 ribu kematian langsung di Afghanistan, Pakistan, Irak, Suriah, Yaman, dan zona konflik lain pasca-11 September.

Veteran militer AS, Jeffery Camp, yang pernah bertugas di Afghanistan, menggambarkan perang sebagai beban kemanusiaan yang dampaknya jauh melampaui medan tempur.

Ilustrasi tentara yang mengoperasikan interceptor rudal di perang Iran vs Israel dan AS. (Gemini AI)Ilustrasi tentara yang mengoperasikan interceptor rudal di perang Iran vs Israel dan AS. (Gemini AI)

“Perang tidak pernah bersih, dan orang yang menanggung beban terpanjang biasanya bukan mereka yang membuat keputusan,” kata Camp.

Dalam konflik terbaru dengan Iran, Kementerian Kesehatan Iran melaporkan sedikitnya 3.375 orang tewas sejak perang pecah pada akhir Februari.

Sementara militer AS mengonfirmasi 13 personel tewas dan lebih dari 200 lainnya terluka.

Dari sisi biaya, Pentagon disebut menghabiskan 11,3 miliar dolar AS hanya dalam enam hari pertama perang.

Pengeluaran harian sempat menyentuh sekitar 1 miliar dolar AS per hari sebelum gencatan senjata.

Analis pertahanan Mark Cancian menyebut tingginya biaya itu dipicu penggunaan amunisi jarak jauh mahal seperti rudal Tomahawk yang bernilai 2,5 juta dolar AS per unit.

“Perang ini sangat mahal sejak hari-hari pertama,” ujarnya.

Secara historis, perang Afghanistan selama 20 tahun menghabiskan sekitar 2,3 triliun dolar AS, sementara perang Irak delapan tahun menelan biaya 2 triliun dolar AS.

Selain biaya militer, Amerika Serikat juga diperkirakan harus mengeluarkan sedikitnya 2,2 triliun dolar AS lagi dalam 30 tahun ke depan untuk layanan kesehatan veteran perang.

Di dalam negeri, dampak ekonomi perang mulai dirasakan masyarakat AS.

Harga bahan bakar dilaporkan melonjak hampir 40 persen sejak perang Iran dimulai, dengan beban tambahan rata-rata 200 dolar AS per rumah tangga.

Survei Reuters/Ipsos pada April menunjukkan 60 persen warga Amerika menolak serangan militer ke Iran, menjadikannya salah satu perang paling tidak populer dalam sejarah modern AS.

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #tahun #berperang #triliunan #dolar #habis #jutaan #nyawa #melayang #perang #iran #yang #termahal

KOMENTAR