Rahasia Bugar Pembalap Amna Al Qubaisi, Makan Sehat Tanpa Diet Ekstrem
Pembalap perempuan asal Uni Emirat Arab (UAE), Amna Al Qubaisi, yang merupakan wajah global terbaru Wardah, saat berkunjung ke Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta, Kamis (14/5/2026).(Kompas.com / Nabilla Ramadhian)
21:35
15 Mei 2026

Rahasia Bugar Pembalap Amna Al Qubaisi, Makan Sehat Tanpa Diet Ekstrem

- Menjadi seorang atlet profesional di kancah balap mobil (motorsport) dunia menuntut stamina fisik dan kejernihan mental yang prima.

Di balik deru mesin yang memacu adrenalin, serta persaingan sengit di atas aspal, rutinitas di luar sirkuit justru memegang peranan penting dalam menentukan performa akhir di lintasan.

Kebugaran tubuh bukanlah hal yang bisa didapatkan secara instan menjelang hari kompetisi. Hal ini sangat dipahami oleh Amna Al Qubaisi, pembalap perempuan asal Uni Emirat Arab (UEA) yang saat ini tengah berlaga di ajang Porsche Carrera Cup Asia 2026.

Baca juga: Steal the Look: Gaya Edgy Amna Al Qubaisi di Wardah Lip Paddock

Di sela-sela jadwal kompetisinya yang padat, sang perwakilan tim Red Bull ini membagikan pendekatan personalnya terhadap gaya hidup sehat yang ternyata sangat mudah diterapkan, dan jauh dari kata menyiksa.

"Saya pikir bagian terpenting dari menjadi bugar dan sehat adalah apa yang kamu makan," ujar Amna saat berkunjung ke Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Kedisiplinan gaya hidup dan waktu istirahat

Pola makan tanpa pantangan ekstrem

Sebagai atlet yang telah mencetak sejarah menjadi wanita Arab pertama pemenang Formula 4 UAE pada tahun 2019, Amna tentu membutuhkan daya tahan tubuh yang luar biasa.

Terlebih lagi, ia juga tercatat sebagai pionir perempuan Timur Tengah dalam program tes resmi Formula E di Diriyah.

Menghadapi cuaca ekstrem dan tekanan gravitasi di dalam kabin mobil balap menuntut asupan nutrisi yang mumpuni. Menariknya, Amna justru tidak menerapkan aturan diet yang terlalu membatasi porsi makan secara ekstrem.

"Saya tidak pernah mencoba membatasi diri saya dari jumlah tertentu, tetapi selalu mencoba makan makanan sehat dan organik," ungkap dia.

Menjaga asupan cairan ke dalam tubuh juga menjadi perhatian utamanya setiap hari untuk mencegah dehidrasi.

Ia memadukan asupan gizi yang bersih tersebut dengan jadwal aktivitas fisik yang dikelola secara konsisten di luar lintasan balap.

"Sangat penting untuk tetap terhidrasi. Dari waktu ke waktu, pertahankan gaya hidup aktif. Jadi, pergilah jalan-jalan, pergilah berlari. Saya berlatih dua jam sehari untuk tetap bugar dan sehat demi balapan saya dan daya tahan saya," kata Amna.

Manajemen tidur di tengah kesibukan

Jadwal perjalanan lintas negara, sesi latihan bebas, hingga babak kualifikasi yang ketat, sering kali menyita banyak waktu istirahat para pembalap.

Baca juga: Amna Al Qubaisi, Inspirasi Perempuan Muslim di Lintasan Balap Dunia

Pembalap perempuan asal Uni Emirat Arab (UAE), Amna Al Qubaisi, yang merupakan wajah global terbaru Wardah, saat berkunjung ke Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta, Kamis (14/5/2026).dok. Istimewa Pembalap perempuan asal Uni Emirat Arab (UAE), Amna Al Qubaisi, yang merupakan wajah global terbaru Wardah, saat berkunjung ke Wardah Lip Paddock di The Crystal, Senayan City, Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Namun, Amna memiliki prinsip yang tegas mengenai durasi tidur malam demi menjaga fokus pandangan dan refleks motorik yang tajam.

Bagi perempuan tangguh yang sukses meraih dua kemenangan di musim debut F1 Academy ini, kurang tidur adalah masalah serius yang harus segera diatasi.

Ia memiliki trik kompensasi tersendiri jika waktu istirahat malamnya terpotong oleh kesibukan sehari-harinya.

"Dengan gaya hidup yang sibuk, jika saya memiliki kurang dari delapan jam tidur, saya akan memotong sedikit waktu di siang hari saya untuk tidur siang," ujar Amna.

Langkah sederhana ini dinilainya sebagai strategi pemulihan instan yang sangat memengaruhi kewaspadaannya saat memegang kemudi mobil di ajang kompetisi internasional.

"Saya mencoba untuk memulihkan waktu tidur delapan jam tersebut," lanjut dia.

Ritual pemulihan diri pasca-balapan

Melewati hari-hari tertentu yang dipenuhi ketegangan kompetisi pastinya menguras energi psikologis secara signifikan.

Setelah berhasil melewati bendera garis finis, pembalap yang dipercaya sebagai wajah kampanye 'Own Your Finish' dari jenama Wardah ini memiliki rutinitas wajib guna mengurai stres.

Ritual perawatan dirinya tidak melibatkan prosedur yang rumit, melainkan lebih berfokus pada menciptakan ketenangan pikiran.

Alih-alih merayakan dengan selebrasi yang menguras tenaga bersama tim, ia memilih menarik diri sejenak untuk menikmati momen personal di ruang privatnya.

"Setelah saya menyelesaikan akhir pekan balapan, saya biasanya hanya duduk dan menyalakan beberapa musik. Saya memakan camilan favorit saya dan bersantai," tutur dia.

Momen relaksasi tersebut kemudian disempurnakan dengan istirahat panjang guna meregenerasi sel-sel tubuh dan mengembalikan tenaga yang terkuras di sirkuit.

Baca juga: Cerita Amna Al Qubaisi Jadikan Makeup sebagai Perisai di Lintasan Balap

Tag:  #rahasia #bugar #pembalap #amna #qubaisi #makan #sehat #tanpa #diet #ekstrem

KOMENTAR