Jangan Asal, Ini Cara Aman Memilih dan Memakai Parfum untuk Remaja
Ilustrasi parfum.(Dok. Unsplash/Lera Ginzburg)
19:05
23 Mei 2026

Jangan Asal, Ini Cara Aman Memilih dan Memakai Parfum untuk Remaja

- Produk wewangian kini menjadi bagian dari gaya hidup anak muda yang banyak dipengaruhi media sosial dan lingkungan pertemanan.

Namun, pemilihan produk yang tidak tepat hingga cara penggunaan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko iritasi kulit, alergi, hingga gangguan saluran pernapasan.

Wakil Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Banten, dr. Arifin Kurniawan Kashmir, SpA., M.Kes., CHt., FISQua mengatakan, orangtua dan remaja perlu lebih teliti sebelum membeli maupun menggunakan parfum.

Berikut cara aman memilih dan menggunakan parfum untuk remaja menurut dokter.

Baca juga: Dokter Ingatkan Bahaya FOMO Parfum terhadap Perilaku Remaja

Cara aman memilih dan memakai pafrum untuk remaja

1. Pilih produk yang legal dan memiliki label jelas

Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah memastikan produk parfum memiliki izin edar dan komposisi yang jelas untuk meminimalkan risiko penggunaan bahan yang tidak diketahui kandungannya.

“Pilih produk yang jelas komposisinya dan legal. Silahkan cek produk parfum lewat situs BPOM, apakah aman dan sudah ada izin edarnya,” kata dr. Arifin saat diwawancarai Kompas.com, Rabu (20/5/2026).

Ia juga mengingatkan agar remaja menghindari penggunaan parfum racikan, isi ulang, atau produk tanpa label lengkap karena kandungannya sering kali tidak diketahui secara pasti.

Baca juga: Kandungan Parfum yang Harus Dihindari Remaja, Orangtua Wajib Tahu!

Senada dengan itu, Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika dari Siloam Heart Hospital, dr. Atika Kamilia, Sp.DVE menyarankan agar orangtua memilih produk yang memang diformulasikan khusus untuk anak dan remaja.

“Selalu pilih produk dengan label ‘Formulated for Babies/Kids’, ‘Hypoallergenic’, dan ‘Dermatologically Tested’,” jelas dr. Atika.

Menurutnya, label tersebut dapat menjadi indikator awal bahwa produk telah melalui pengujian tertentu untuk meminimalkan risiko iritasi pada kulit sensitif.

Baca juga: Pemakaian Parfum Dewasa pada Remaja Bisa Picu Gangguan Tiroid, Benarkah?

2. Pilih formula ringan dan bebas alkohol

Selain memperhatikan legalitas, kandungan parfum juga perlu menjadi perhatian utama. Dokter menilai parfum dengan kandungan alkohol tinggi berpotensi membuat kulit remaja menjadi lebih kering dan sensitif.

Dr. Atika mengimbau penggunaan produk berbasis air dan bebas alkohol, terutama untuk anak dengan kulit sensitif.

“Pilih yang berbasis air (Water-based), alcohol-free (bebas alkohol) agar tidak membuat kulit si kecil kering,” katanya.

Produk dengan formula ringan dinilai lebih aman karena tidak terlalu menyengat dan cenderung minim risiko iritasi.  Parfum dengan kandungan sederhana biasanya lebih cocok digunakan pada remaja yang kulitnya masih berada dalam masa perkembangan.

Baca juga: Rahasia Wangi Parfum Tahan Seharian di Cuaca Panas, Menurut Perfumer Singapura

3. Gunakan sedikit dan jangan disemprot langsung ke kulit

Penggunaan parfum sebaiknya dilakukan dalam jumlah sedikit dan tidak perlu terlalu sering diulang sepanjang hari.

Menurut dr.Arifin,  sebaiknya parfum tidak langsung disemprotkan ke kulit, terutama di area sensitif seperti wajah, leher, dan lipatan tubuh. Penggunaan parfum pada pakaian cenderung lebih aman.

“Hindari menyemprotkan parfum langsung ke kulit. Jangan semprot di area dekat wajah, leher, atau area lipatan yang rentan terjadi ruam atau reaksi alergi ataupun kekambuhan asma,” jelas dr. Arifin.

Selain itu, dr. Arifin menyarankan agar parfum tidak digunakan sebelum tidur karena paparan aroma dalam ruangan tertutup.

“Tidak usah digunakan sebelum tidur, karena akan terpapar dan terhirup dalam jangka waktu panjang saat tidur di ruangan tertutup. Potensi efek sampingnya akan lebih besar,” katanya.

Baca juga: Viral Anak Kecil dan Remaja Berburu Parfum, Usia Berapa Sebaiknya Mulai Pakai Parfum?

4. Lakukan patch test dan perhatikan reaksi tubuh

Sebelum menggunakan parfum secara rutin, dr. Atika menyarankan agar orangtua maupun remaja melakukan patch test terlebih dahulu untuk melihat kemungkinan reaksi alergi pada kulit.

“Sebelum dipakai rutin, oleskan sedikit produk di area kecil kulit anak, misalnya di siku bagian dalam, dan tunggu 24 sampai 48 jam. Jika tidak ada kemerahan atau bruntusan, produk relatif aman digunakan,” jelas dr. Atika.

Langkah ini penting dilakukan terutama pada remaja yang memiliki riwayat alergi, eksim, atau kulit sensitif.

Sementara itu, dr. Arifin mengingatkan agar penggunaan parfum segera dihentikan bila muncul gejala tertentu setelah pemakaian.

“Jika muncul gejala kulit, saluran napas, atau pusing setelah menggunakan parfum, sebaiknya dihentikan dan konsultasi ke dokter,” tuturnya.

Baca juga: 4 Titik Semprot Parfum yang Bikin Wangi Tahan Lama

Tag:  #jangan #asal #cara #aman #memilih #memakai #parfum #untuk #remaja

KOMENTAR