Zulhas Sebut Pemerintah Akan Bangun Pabrik Etanol dan Metanol untuk Hilirisasi
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, pemerintah akan membangun pabrik etanol dan metanol, salah satunya berlokasi di provinsi Lampung.
Zulhas menyebutkan, pabrik etanol dan metanol itu dibangun sebagai bagian dari program hilirisasi sumber daya alam, termasuk sektor pangan, karena etanol akan diolah dari tebu, sedangkan metanol berasal dari singkong.
“Presiden sudah setuju, kita akan membangun pabrik etanol dan metanol. Etanol itu untuk tebu, metanol itu untuk singkong. Saya sudah minta di Lampung satu metanol, kan rajanya singkong tempat kita Lampung sana kan?” kata dia saat sambutan di Rakernas I PAN, DPP PAN, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Banyak Negara Krisis Energi, Zulhas Sebut Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo
Ketua umum Partai Amanat Nasional ini mengeklaim, pembangunan pabrik metanol akan berdampak langsung pada peningkatan harga singkong di tingkat petani.
Jika harga singkong mencapai sekitar Rp1.000 per kilogram, petani dinilai akan terdorong untuk menanam karena dinilai menguntungkan.
Zulhas menegaskan, kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani.
Ia juga menyebutkan, pemerintah mulai mengurangi ketergantungan pada impor, termasuk dengan membatasi impor tepung tapioka.
Baca juga: Zulhas: Alih Fungsi “Sawah Abadi” Sejak 2010 Akan Didenda
Sebelumnya, kata dia, petani singkong di Lampung sempat kesulitan karena hasil panen tidak terserap pasar.
Namun, setelah kebijakan pembatasan impor diterapkan, harga singkong diklaim mulai membaik.
“Kemarin saya halal bihalal di Lampung, enggak ada lagi yang ngatain saya, aman. Cuma itu, kalau harga sudah bagus, petani lupa sama kita,” ujar Zulhas sambil tertawa.
“Mestinya kan paling enggak memilihnya PAN gitu ya kan? Ini enggak juga, masya Allah. Mungkin kader-kader kurang aktif ya,” kelakar dia lagi.
Tag: #zulhas #sebut #pemerintah #akan #bangun #pabrik #etanol #metanol #untuk #hilirisasi