Makna di Balik Safari Dubes Iran Ke Para Tokoh Nasional Indonesia
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di kediamannya di Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). (Dok. Tim Media Jusuf Kalla)
14:06
2 April 2026

Makna di Balik Safari Dubes Iran Ke Para Tokoh Nasional Indonesia

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi beberapa kali terlihat menyambangi para tokoh nasional Indonesia di tengah situasi konflik kawasan Timur Tengah yang masih memanas.

Catatan Kompas.com, tokoh pertama yang didatangi oleh Boroujerdi adalah Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), pada Selasa (3/3/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman JK di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.

Boroujerdi juga bertemu JK untuk kedua kalinya pada Rabu (18/3/2026), kali ini di Markas Pusat Palang Merah Indonesia (PMI).

Baca juga: Dubes Iran ke JK: Perang Hancurkan Rumah dan Korbankan Anak-anak

Tak hanya JK, tokoh kedua yang ditemui Boroujerdi adalah Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.

Pertemuan itu dilakukan di kediaman Megawati, di Menteng, Jakarta Pusat, pada 10 Maret 2026.

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat menunjukkan foto-foto kunjungannya ke Teheran dan pertemuannya nengan Ali Khamenei pada 2004 kepada Dubes Iran untuk RI Mohammad Boroujerdi saat bertemu di kediaman Megawati di Menteng, Jakarta, Selasa (10/3/2026).Dokumentasi Humas PDI-P. Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat menunjukkan foto-foto kunjungannya ke Teheran dan pertemuannya nengan Ali Khamenei pada 2004 kepada Dubes Iran untuk RI Mohammad Boroujerdi saat bertemu di kediaman Megawati di Menteng, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Pertemuan kedua dengan Megawati dilkukan Boroujerdi pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hirjiah yang bertepatan pada 21 Maret 2026 di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-Perjuangan.

Sepekan setelahnya, Boroujerdi bertolak ke Solo. Tokoh yang kali ini dia sambangi adalah Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo.

Baca juga: PSI soal Jokowi Dikunjungi Dubes Iran: Itu Bentuk Pengakuan Dunia

Boroujerdi secara garis besar menyampaikan hal yang sama kepada kepada para tokoh nasional, yakni kondisi Iran terkini dan dugaan kejahatan perang yang dilakukan lawan mereka, Israel dan Amerika Serikat.

Makna di balik safari politik Dubes Iran

Kepala Program Magister Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Zezen Zaenal Mutaqin mengatakan, safari kepada para tokoh Indonesia yang dilakukan oleh Boroujerdi menarik untuk diamati.

Pasalnya, Boroujerdi tidak langsung menyasar pada pusat kekuasaan, dalam hal ini otoritas pemerintah seperti Kementerian Luar Negeri RI, atau langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, Iran sedang memastikan apakah pemerintah Indonesia condong lebih dekat dengan Amerika Serikat dan Israel lantaran ikut dalam Board of Peace.

Sebab itu, Zezen menilai Boroujerdi sedang melakukan pendekatan "dari pinggir" untuk memastikan dukungan Indonesia kepada Iran.

"Dan karena itu strategi yang dilakukan sepertinya adalah dengan mencoba meyakinkan elemen-elemen yang mungkin tidak secara resmi memegang apa namanya kendali pemerintahan di Indonesia sekarang, tetapi masih punya pengaruh yang cukup kuat," kata Zezen kepada Kompas.com, Kamis (2/4/2026).

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).KOMPAS.com/Labib Zamani Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

Iran dinilai masih mencoba masuk jalur kekuasaan dengan para tokoh yang dinilai masih dekat dengan Presiden Prabowo Subianto.

Misalnya Megawati, meskipun tak menduduki jabatan apa pun dalam kekuasaan, Presiden Ke-5 RI tersebut adalah Ketua Umum PDI-Perjuangan yang punya suara kuat di parlemen.

Baca juga: Megawati Sampaikan Selamat ke Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran

Sedangkan Presiden Ke-7 RI, Jokowi memiliki kedekatan politik dengan Prabowo, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Jokowi juga merupakan ayah dari Wakil Presiden RI Ke-13, Gibran Rakabuming Raka.

"Bayangan saya mungkin ibaratnya silaturahmi dari pinggir ini untuk memastikan bahwa elemen-elemen yang didatangi itu setidaknya satu visi dulu mendukung. Dan setelah itu mungkin bisa membantu katakanlah Iran melalui Dubes Iran untuk apa namanya masuk ke dalam pemerintahan," ucapnya.

Konflik Iran vs Israel-Amerika Serikat

Untuk diketahui, saat ini perang sedang berkecamuk antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Peperangan tersebut berawal dari serangan rudal yang dilancarkan Israel yang langsung menghujam tempat pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Peristiwa yang terjadi pada 28 Februari 2026 itu menewaskan Khamenei dan beberapa anggota keluarganya.

Baca juga: PBB Diminta Berani Tunjuk Hidung Pelaku Penyerangan Pasukan Perdamaian

Iran kemudian terus melakukan serangan balasan, tidak hanya ke Israel, tetapi juga pada titik-titik pangkalan udara milik Amerika Serikat di Timur Tengah.

Konflik tersebut meluas, Iran memblokir Selat Hormuz yang merupakan jalur distribusi minyak yang memasok 20 persen kebutuhan energi bahan bakar dunia.

Selain penutupan Selat Hormuz, eskalasi juga meluas ke Lebanon. Pada akhir Maret 2026, peristiwa penyerangan pasukan perdamaian PBB di Lebanon (Unifil) terjadi.

Peristiwa itu beririsan langsung dengan Indonesia lantaran tiga prajurit TNI yang bertugas di Unifil gugur karena serangan tersebut.

Tag:  #makna #balik #safari #dubes #iran #para #tokoh #nasional #indonesia

KOMENTAR