TNI Sebut Tokoh OPM Jeki Murib Biang Keladi Pembakaran Rumah, Gereja, hingga Sekolah
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto.(DOK. Istimewa)
21:26
28 April 2026

TNI Sebut Tokoh OPM Jeki Murib Biang Keladi Pembakaran Rumah, Gereja, hingga Sekolah

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengungkapkan, tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) Jeki Murib merupakan biang kerok dari aksi OPM di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Jeki Murib adalah DPO dan dia ini biang keladi di wilayah Ilaga, termasuk di wilayah Freeport,” kata Lucky dalam keterangan video, dikutip pada Selasa (28/4/2026).

“Dialah yang menembak mati karyawan Freeport di Grasberg, kemudian menyerang aparat keamanan di Mile 50 Freeport, membakar rumah, gereja, sekolah, mengintimidasi masyarakat, anak kecil, mama-mama,” ujar dia melanjutkan.

Baca juga: Tokoh OPM Jeki Murib Tewas Ditembak TNI

Lucky menyebutkan, karena aksi-aksinya itu, Komando Operasi TNI Habema memburu Jeki Murib yang merupakan Komandan Operasi (Danops) Kepala Air OPM Komando Daerah Pertahanan (Kodap) 18 Ilaga itu.

Pemburuan terhadap Jeki pun berujung pada penembakan yang membuat Jeki tewas.

Lucky menegaskan, operasi dilakukan secara profesional dengan membedakan kombatan dan non-kombatan serta tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia.

“Sehingga kita harus bisa memilih yang mana yang boleh ditembak dan tidak boleh ditembak. Saya menekankan kepada prajurit untuk selalu memegang teguh, role of judgement,” ujar Lucky.

Baca juga: Rekam Jejak Tindak Pidana Jeki Murib, Tokoh Sentral OPM yang Tewas Ditembak TNI

“Kemudian jangan melanggar HAM, menembak di ujung laras, sehingga mereka bisa menembak kepada sasaran yang terpilih dan yakin bahwa itu OPM bersenjata,” imbuh dia.

Lucky menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi, sesuai prinsip bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Inf Wirya Arthadiguna menyatakan, Jeki Murib merupakan tokoh kelompok separatis bersenjata yang kerap melakukan aksi kekerasan di wilayah Puncak dan Mimika, serta mengganggu obyek vital nasional PT Freeport Indonesia.

Wirya menuturkan, Jeki Murib diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, antara lain pembakaran kompleks tower di Kampung Kago, Distrik Ilaga pada 15 Agustus 2023, serta pembunuhan dan penganiayaan terhadap pekerja pembangunan puskesmas di Kampung Eromaga, Distrik Omukia pada 19 Oktober 2023.

Baca juga: Jeki Murib Tewas, TNI: Aksi OPM Timbulkan Ketakutan Warga, Hambat Roda Perekonomian

Selain itu, yang bersangkutan juga diduga terlibat dalam penembakan di Bandara Aminggaru pada 18 Juni 2025.

Ia menambahkan, Jeki Murib diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, termasuk penyanderaan 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tower 270, Distrik Tembagapura, pada 8 Januari 2026.

Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam penyerangan dan perampasan senjata terhadap dua anggota Koramil Tembagapura yang melukai warga sipil pada 11 Februari 2026, serta penembakan terhadap dua karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg dan penyerangan aparat Polri saat evakuasi korban pada 11 Maret 2026.

“Aksi OPM tersebut menimbulkan ketakutan dan mengganggu kehidupan Masyarakat, termasuk menghambat roda perekonomian dan aktivitas masyarakat,” kata Wirya.

Tag:  #sebut #tokoh #jeki #murib #biang #keladi #pembakaran #rumah #gereja #hingga #sekolah

KOMENTAR