Polri Terlibat Misi Haji di Arab Saudi Mulai 2027
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (kanan) saat audiensi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/4/2026).(Dokumentasi Humas Polri.)
18:54
30 April 2026

Polri Terlibat Misi Haji di Arab Saudi Mulai 2027

- Kementerian Haji dan Umrah memastikan unsur Polri akan dilibatkan secara resmi dalam misi haji atau Amirul Hajj Indonesia di Arab Saudi mulai tahun depan.

"Insyaallah mulai tahun depan secara formal, Amirul Hajj itu juga ada dari unsur Kepolisian," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Baca juga: 3 WNI Ditangkap di Arab Saudi Terkait Penipuan Haji, Wamenhaj Lapor Wakapolri

Baik Kementerian Haji dan Umrah maupun Polri sepakat dengan pelibatan Polri di pelaksanaan haji tahun depan.

Kebijakan ini diambil untuk memperkuat aspek keamanan, keselamatan jemaah, serta penanganan kasus haji ilegal lintas negara.

Menurut dia, pelibatan Polri penting untuk memperkuat koordinasi dengan otoritas keamanan Arab Saudi, terutama dalam menangani praktik haji ilegal dan tindak pidana yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI).

Sebagai langkah awal, pada penyelenggaraan haji tahun ini, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo akan turut bertugas di Arab Saudi untuk mendampingi misi haji Indonesia.

“Beliau nanti bisa melakukan pembicaraan-pembicaraan tata kelola perhajian terutama terkait dengan keamanan dan keselamatan jemaah dengan counterpart beliau di sana, yaitu Kepolisian Saudi Arabia," jelasnya.

Baca juga: Kekayaan Wakapolri Baru Komjen Dedi Prasetyo Mencapai Rp 11 Miliar

Ia menambahkan, keputusan tersebut juga dilatarbelakangi meningkatnya kasus haji ilegal, termasuk penipuan yang terjadi di Tanah Suci.

Bahkan, baru-baru ini aparat Arab Saudi menangkap tiga WNI yang diduga memproduksi dan mengedarkan dokumen haji palsu.

Dahnil menilai, kasus-kasus semacam itu membutuhkan pendampingan langsung dari aparat Indonesia agar proses hukum berjalan serta perlindungan terhadap WNI tetap terjamin.

Baca juga: Polri Bentuk Satgas Haji hingga di Tingkat Polres untuk Perkuat Pengawasan

Kata Wakapolri

Sementara itu, Wakapolri menyatakan kesiapan institusinya memperkuat peran dalam pengamanan penyelenggaraan haji, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Menurut dia, Satgas Haji Polri selama ini telah melakukan langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi, serta akan terus memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku haji ilegal.

“Nah ini perintah dari beliau, betul-betul Satgas ini, tahun ini harus betul-betul melakukan penegakan hukum secara tegas dan profesional," ungkap Dedi di kesempatan yang sama.

Selain itu, Polri juga menekankan pentingnya komunikasi antar-aparat penegak hukum kedua negara guna mencegah kejahatan serupa, termasuk praktik penipuan yang memanfaatkan keberangkatan haji.

Wakapolri menegaskan bahwa Satgas Haji 2026 bergerak dengan pendekatan terpadu melalui langkah preemtif, preventif, dan represif guna memastikan masyarakat terlindungi dari berbagai modus kejahatan.

“Satgas Haji tahun ini fokus pada pencegahan sekaligus penegakan hukum secara tegas dan profesional, khususnya terhadap pelaku yang berulang kali melakukan penipuan,” tegas Wakapolri.

Tag:  #polri #terlibat #misi #haji #arab #saudi #mulai #2027

KOMENTAR