Jean Mota Belum Debut di Persija, Mauricio Souza: Mereka Main karena Performa, Bukan Nama Besar
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, akhirnya angkat bicara menanggapi kritik tajam terkait minimnya menit bermain bagi para penggawa anyar Macan Kemayoran pada putaran kedua Super League 2025-2026.
Salah satu nama yang paling memicu rasa penasaran publik adalah gelandang berpengalaman, Jean Mota, yang hingga kini belum juga mencatatkan penampilan perdana.
Keresahan pendukung muncul setelah Persija mendatangkan tujuh pemain baru, termasuk nama-nama seperti Cyrus Margono dan Jean Mota.
Namun, sejauh ini hanya Alaaeddine Ajaraie dan Fajar Fathurrahman yang rutin menghiasi line-up, sementara pemain lainnya masih lebih sering berada di bangku cadangan.
Mauricio Souza menegaskan bahwa keputusan untuk tidak langsung menurunkan pemain baru bukan karena meragukan kemampuan mereka.
Baca juga: Persija Vs PSM: Fabio Calonego Pastikan JIS Akan Jadi Neraka buat Lawan
Ia menjelaskan bahwa setiap pemilihan pemain didasarkan pada kebutuhan taktik dan tingkat kebugaran pemain di lapangan.
Pria kelahiran Rio de Janeiro pada 13 Maret 1974 itu mengambil contoh kasus Jean Mota yang memiliki rekam jejak mentereng di berbagai klub besar.
"Jean adalah pemain hebat. Dia bermain di berbagai tim ternama. Kami tidak ragu dengan kualitas yang dia miliki," kata Mauricio.
"Tapi seperti yang selalu saya katakan, ini adalah Persija."
"Siapa pun yang memakai jerseynya punya kualitas. Dan siapa pun yang saya pilih harus memberikan hasil terbaik," lanjutnya.
Menghormati Pemain Lama
Menjelang pertandingan pekan ke-22 melawan PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat (20/2/2026), Souza tampak gerah dengan desakan yang menuntut debut instan bagi para pemain anyar.
Baca juga: Persija Vs PSM: Janji Maxwell dan Allano, Macan Kemayoran Pede di JIS
Menurutnya, fokus yang berlebihan pada pemain baru seolah mengabaikan kontribusi pemain lama yang telah berjuang sejak awal musim.
"Selama beberapa waktu ini kalian cuma bicara soal pemain baru," tegas Mauricio.
Gelandang asing baru Persija Jakarta, Jean Mota
"Sepertinya semua pemain baru yang datang lebih baik dari pemain yang sudah ada di sini."
"Sepertinya kami punya kewajiban memasukkan pemain baru ke lapangan demi memuaskan kalian dan suporter,” kata Mauricio Souza dengan nada sedikit kesal.
Otoritas Penuh Pelatih
Pelatih asal Brasil tersebut mengingatkan bahwa hanya tim pelatih yang mengetahui kondisi fisik detail para pemain, termasuk Cyrus Margono yang juga tengah menunggu kesempatan debut.
Ia meminta agar publik tidak hanya menilai berdasarkan nama besar, tetapi juga mempertimbangkan latar belakang kebugaran dan proses latihan harian.
"Yang bersama mereka setiap hari adalah saya. Yang tahu kondisi mereka saat datang adalah saya."
"Dan yang menentukan kapan mereka debut adalah saya,” tegas pelatih berusia 51 tahun itu.
Baca juga: Persija Vs PSM, Macan Pede Lanjutkan Tren di JIS Tanpa Rizky Ridho
Souza menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya performa nyata daripada sekadar reputasi pemain, termasuk status bintang yang disandang Jean Mota.
Dirinya berharap semua pihak menghormati proses internal yang tengah berjalan demi stabilitas tim.
"Saya sangat percaya pada pemain saya. Tidak ada yang akan bermain karena nama besar," ungkapnya.
"Mereka akan bermain karena performa. Jadi sebelum terus menuntut, cobalah hormati pemain yang sudah ada di sini."
"Saat saya rasa mereka harus main, mereka akan main,” pungkas Mauricio Souza.
Tag: #jean #mota #belum #debut #persija #mauricio #souza #mereka #main #karena #performa #bukan #nama #besar