60 Detik Mematikan Inter Milan, AS Roma Dihabisi di Babak Kedua
Lautaro Martinez merayakan gol ketiga timnya dengan Marcus Thuram dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs AS Roma di stadion San Siro di Milan, pada 5 April 2026. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)(AFP/STEFANO RELLANDINI)
05:25
6 April 2026

60 Detik Mematikan Inter Milan, AS Roma Dihabisi di Babak Kedua

- Inter Milan asuhan Cristian Chivu menyengat dalam 60 detik dan menghancurkan AS Roma 5-2. 

Start brilian menjadi salah satu kunci keberhasilan Inter Milan membungkam AS Roma dalam laga pekan ke-31 Liga Italia 2025-2026.

Skor 5-2 jadi hasil Inter Milan vs AS Roma, laga yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (5/4/2026) atau Senin dini hari WIB.

Ketika laga baru berjalan sekitar 60 detik, Lautaro Martinez sudah mampu mengantar tim tuan rumah Inter Milan unggul, usai memanfaatkan operan Marcus Thuram.

Lautaro pun menandai momen kembali dirinya ke lapangan hijau dengan manis. Ini adalah laga pertama sang penyerang Argentina, sejak didera cedera betis pada 18 Februari silam.

Baca juga: Skor Inter Milan Vs AS Roma 5-2, Hormat Berdiri buat Bastoni

Setelah gol kilat Lautaro, tim tamu AS Roma sempat memunculkan asa bangkit melaluo gol Gianluca Mancini (40').

Namun, Inter kemudian memulihkan keunggulan berkat gol spektakuler Hakan Calhanoglu (45+2') pada masa injury time babak pertama.

Pelatih kepala Inter Milan asal Rumania, Cristian Chivu, bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Atalanta dan Inter Milan di Bergamo pada 28 Desember 2025.AFP/ISABELLA BONOTTO Pelatih kepala Inter Milan asal Rumania, Cristian Chivu, bereaksi selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Atalanta dan Inter Milan di Bergamo pada 28 Desember 2025.

Inter Milan Kunci Laga di Babak Kedua

Inter Milan kian tak terkejar begitu Lautaro Martinez memastikan dwigol pada menit ke-52, yang mengantar timnya memimpin 3-1.

“Ini adalah apa yang kami minta saat jeda babak pertama, yaitu memiliki pendekatan yang tepat sejak kembali dari ruang ganti, untuk menuntaskan pertandingan dan mencetak lebih banyak gol,” tutur pelatih Inter, Cristian Chivu, dikutip dari Football Italia.

“Anda bisa melihat apa yang terjadi di lapangan, ada tanda-tanda kedewasaan dari tim ini. Dalam beberapa pertandingan terakhir sempat ada keraguan, ketika kami mencoba mempertahankan keunggulan dan seharusnya tidak melakukan itu."

Baca juga: Hasil Inter Milan Vs AS Roma 5-2: Hujan 7 Gol, Nerazzurri Berjaya

“Malam ini, kami kembali ke babak kedua dengan semangat yang tepat, mencoba mendominasi dan mengunci pertandingan," ucap Chivu mengomentari permainan pasukannya.

Usai jeda, Inter Milan mampu menambah tiga gol. Setelah Lautaro kembali masuk papan skor, menyusul kemudian Marcus Thuram (55') dan Nicolo Barella (63').

Tingkatkan Intensitas

Roma hanya mampu mendapatkan sebuah gol lagi melalui Lorenzo Pellegrini, 20 menit jelang bubaran.

“Kami sedikit khawatir ketika mereka mengalirkan bola ke (Donyell) Malen, sehingga (Hakan) Calhanoglu bermain sedikit lebih dalam dan kesulitan menutup (Niccolo) Pisilli, yang mengatur tempo."

"Kami menunjukkan lebih banyak keberanian di babak kedua, menembus lini mereka, mengalirkan bola lebih cepat, dan mendorong playmaker kami ke posisi yang lebih maju.

“Ketika Anda memberi pemain AS Roma waktu dan ruang, mereka sangat piawai menemukan celah dan membangun serangan untuk para penyerang mereka."

"Kami meningkatkan intensitas, lebih banyak melakukan sprint untuk merebut bola, dan itu menjadi babak kedua yang sangat bagus,” ucap Cristian Chivu yang kini melhat timnya kokoh di puncak klasemen Liga Italia dengan koleksi 72 angka.

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, berpandangan serupa dengan Chivu. Gol ketiga Lautaro pada awal babak kedua, menghabisi asa bangkit Roma.

“Tidak mudah kebobolan di beberapa detik pertama, tetapi setelah itu saya melihat Roma bermain bagus, meskipun tertinggal di babak pertama benar-benar pukulan telak bagi moral,” kata Gasperini kepada DAZN Italia.

“Gol ketiga khususnya membuat kami kehilangan semangat, dan sejak saat itu kami benar-benar kesulitan,” ucap Gasperini.

Tag:  #detik #mematikan #inter #milan #roma #dihabisi #babak #kedua

KOMENTAR