Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor
Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspoorgate. [@TimnasXtra]
11:42
24 April 2026

Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor

Karier bek muda Timnas Indonesia, Tim Geypens, sempat berada di ujung tanduk setelah Direktur Teknik FC Emmen, Nico Haak, menyebut hidup sang pemain hancur berantakan akibat skandal Paspoorgate.

Kasus hilangnya paspor Belanda pasca-naturalisasi ini tidak hanya mengancam status hukumnya sebagai pesepak bola profesional, tetapi juga memberikan pukulan psikologis yang sangat berat bagi talenta berusia 20 tahun tersebut.

Beruntung, drama panjang yang menyeret regulasi ketat KNVB ini akhirnya menemukan titik terang setelah FC Emmen sukses mengamankan izin tinggal sementara bagi Geypens untuk kembali merumput di kasta sepak bola Belanda.

Jeritan Hati Direktur Teknik FC Emmen

Tim Geypens. (instagram.com/@timgeypens)Tim Geypens. (instagram.com/@timgeypens)

Skandal administrasi yang bermula dari manuver klub rival, NAC Breda, ini memang membuat manajemen FC Emmen dan Tim Geypens benar-benar terguncang secara emosional.

Direktur Teknik FC Emmen, Nico Haak, secara terbuka mengungkapkan betapa parahnya dampak skandal ini terhadap mentalitas bek sayap potensial tersebut kepada media lokal, Dagblad van het Noorden.

"Kita berhadapan di sini dengan talenta berusia dua puluh tahun yang melihat seluruh hidupnya hancur. Itu adalah situasi yang sangat buruk. Sepenuhnya bertentangan dengan keinginan, pengetahuan, dan kesalahannya," ungkap Nico Haak.

Pihak klub sendiri terpaksa sempat memarkir Geypens dari segala aktivitas pertandingan resmi sejak 25 Maret lalu karena tersandung masalah legalitas izin kerja pasca-perubahan kewarganegaraannya.

Namun, setelah melewati serangkaian proses birokrasi yang sangat rumit, klub secara resmi mengumumkan melalui platform X bahwa sang pemain kini sudah mengantongi dokumen legal yang sah.

Izin Tinggal Sementara Hingga 2031

"Berkat izin tinggal sementara, yang saat ini berlaku hingga 2031 dengan opsi perpanjangan, Tim diizinkan untuk bekerja sebagai pesepak bola di Belanda lagi," tulis pernyataan resmi FC Emmen.

Kasus serupa ternyata tidak hanya menimpa Geypens, tetapi juga merugikan beberapa pemain keturunan lainnya seperti Richonell Margaret asal Suriname dan Dean James yang juga membela Timnas Indonesia.

Kedua pemain Go Ahead Eagles tersebut juga telah mendapatkan lampu hijau untuk kembali bermain pada akhir pekan ini setelah status kependudukan mereka akhirnya diselesaikan oleh klub.

Layaknya Geypens, mereka sangat bergantung pada skema permohonan penerimaan kembali atau yang dikenal secara hukum dengan istilah izin tinggal kemanusiaan tidak sementara.

Izin khusus ini memang secara legal disediakan bagi warga negara kelahiran dan keturunan Belanda yang secara teknis kehilangan kewarganegaraan Belanda akibat proses naturalisasi untuk negara lain.

Latar Belakang Skandal Paspoorgate dan Sikap Tegas KNVB

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) sebelumnya telah mengirimkan surat peringatan resmi kepada seluruh klub agar segera membereskan urusan izin kerja para pemain yang terlibat dalam pusaran skandal ini.

Tanggung jawab penuh terkait pemenuhan legalitas pemain untuk turun merumput kini telah diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing manajemen klub.

Di sisi lain, dewan kompetisi KNVB menegaskan bahwa mereka tidak memiliki niat sedikit pun untuk mengulang pertandingan yang secara tidak sengaja melibatkan para pemain dengan status ilegal tersebut.

Keputusan tegas KNVB ini sekaligus memupuskan harapan NAC Breda yang sebelumnya sangat menantikan pembatalan kekalahan telak 0-6 mereka dari Go Ahead Eagles akibat keberadaan pemain yang tersandung kasus paspor.

Kini, pihak NAC Breda dilaporkan hanya bisa pasrah dan secara resmi mengumumkan bahwa klub akan menunggu keputusan akhir yang mengikat secara hukum terkait sengketa pertandingan tersebut.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #dirtek #emmen #sebut #hidup #geypens #hancur #gara #gara #skandal #paspor

KOMENTAR