Ansyari Lubis Puji PSS Sleman meski Kalah dari Garudayaksa FC di Final Championship
Pesepak bola PSS Sleman Riko Simanjuntak (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Garudayaksa FC Muhammad Bagus Nirwanto (kiri) pada laga final Championship Liga 2 2025-2026 PSS Sleman vs Garudayaksa FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026). ANTARA FOTO/ Andreas Fitri Atmoko/tom.(ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
01:16
10 Mei 2026

Ansyari Lubis Puji PSS Sleman meski Kalah dari Garudayaksa FC di Final Championship

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis memberi tanggapan atas kegagalan Super Elja merebut trofi juara Championship Liga 2 2025-2026.

Garudayaksa FC sukses mengandaskan PSS Sleman di babak adu penalti dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu.

Pertandingan PSS Sleman vs Garudayaksa FC berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/5/2026) malam WIB.

Garudayaksa FC sempat memimpin dua gol pada babak pertama lewat torehan Alfin Kelilauw dan gol penalti Everton Nascimento.

Baca juga: Hasil Akhir Championship Liga 2 2025-2026: Garudayaksa FC Juara, PSS Sleman Runner Up

Memasuki babak kedua, PSS Sleman bangkit dan menyamakan kedudukan melalui dua gol Gustavo Tocantins.

Hasil tersebut memastikan Garudayaksa FC keluar sebagai juara Championship Liga 2 musim 2025–2026 sekaligus membawa pulang trofi kemenangan.

Di sisi lain, PSS Sleman yang mendapat dukungan penuh dari suporter tuan rumah harus puas mengakhiri kompetisi di posisi runner-up.

Baca juga: Hasil PSS Vs Garudayaksa 2-2 (3-4 ap): Drama Penalti, Garudayaksa Juara

Tak Permasalahkan Kegagalan Adu Penalti

Ansyari Lubis mengomentari singkat performa tim besutannya saat hadapi Garudayaksa FC yang belum meraih hasil terbaiknya.

Menurutnya, kekalahan di babak penalti tidak bisa dianggap sebagai kegagalan karena ada banyak faktor penentunya.

"Di babak kedua kita bermain secara luar biasa, kita bisa menyamakan kedudukan. Semuanya hanya kita anggap sebagai faktor ya," ujarnya kepada awak media termasuk KOMPAS.com dalam sesi konferensi pers.

Baca juga: Hasil PSS Vs Garudayaksa 2-2: Elja Bangkit, Lanjut Extra Time

Meski kalah secara dramatis, Ansyari Lubis mengapresiasi pencapaian Garudayaksa FC yang menyebut tim lawan tampil cukup baik kendati sempat dibobol dua kali oleh Super Elja.

"Jadi selamat buat Garudayaksa yang bisa menjadi juara Terutama ini partai final yang saya kira cukup bagus untuk kita lihat dan kita tonton," sambungnya.

"Mudah-mudahan PSS Sleman bisa lebih baik lagi di Liga 1."

Pesepak bola PSS Sleman Gustavo Tocantins (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Garudayaksa FC Vytas Gaspuitis  (kiri) pada laga final Championship Liga 2 2025-2026 PSS vs Garudayaksa FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026). ANTARA FOTO/ Andreas Fitri Atmoko/tom.ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko Pesepak bola PSS Sleman Gustavo Tocantins (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Garudayaksa FC Vytas Gaspuitis (kiri) pada laga final Championship Liga 2 2025-2026 PSS vs Garudayaksa FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026). ANTARA FOTO/ Andreas Fitri Atmoko/tom.

Permohonan Maaf Irvan Mofu

Sementara itu, Irvan Mofu mengucapkan permohonan maaf atas kegagalan PSS Sleman menjadi juara di final Championship Liga 2.

Namun demikian, ia tetap bersyukur karena PSS Sleman bisa kembali beraksi di Super League setelah absen pada musim ini.

"Pertama-tama kami minta maaf kepada warga Sleman. Kami tidak bisa menjadi juara, tapi yang paling penting PSS Sleman bisa kembali ke Liga 1," tutupnya.

Baca juga: Hasil HT PSS Vs Garudayaksa 0-2: Tim Widodo CP Selangkah Lagi Juara

Irvan Mofu menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan PSS Sleman lolos ke Super League.

Mantan pemain PSIM Yogyakarta itu cukup merepotkan selama tampil di sektor depan PSS Sleman berbekal kecepatan yang dimiliki.

Tag:  #ansyari #lubis #puji #sleman #meski #kalah #dari #garudayaksa #final #championship

KOMENTAR