Klub Indonesia Tak Lolos Club Licensing Terancam Pengurangan Poin
Direktur Operasional I.League, Asep Saputra(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
23:01
13 Mei 2026

Klub Indonesia Tak Lolos Club Licensing Terancam Pengurangan Poin

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengungkapkan potensi sanksi pengurangan poin yang akan diterima tim yang tidak lolos Club Licensing.

I.League merilis hasil dari Club Licensing musim 2025-2026. Dipastikan sebanyak 17 klub Super League 2025-2026 telah memenuji syarat dan lolos lisensi.

Sementara, satu-satunya tim Super League yang dipastikan gagal lolos lisensi adalah PSBS Biak.

Klub yang berasal dari Papua itu tengah dilanda badai. Selain tak bisa bermain di Biak, klub berjuluk Badai Pasifik itu juga terdampak isu finansial yang membuat para pemain mengalami keterlambatan gaji.

Untuk itu, PSBS Biak dipastikan tak memenuhi syarat untuk lolos lisensi klub profesional untuk berkompetisi di Super League.

Baca juga: Demi Aturan UEFA, Como 1907 Bidik Bek Juventus Andrea Cambiaso

Kebetulan, PSBS Biak juga terdegradasi musim ini.

Selain klub Super League, I.League juga merilis klub-klub Championship 2025-2026 yang memenuhi syarat Club Licensing.

Dari 20 klub, terdapat 11 klub Championship dinyatakan belum memenuhi syarat karena masih terdapat kekurangan pada aspek kategori A.

Sebagai hukuman, seluruh klub yang tak mampu lolos lisensi klub terancam kena sanksi pengurangan poin awal musim 2026-2027.

“Sesuai dengan regulasi, klub-klub yang gagal memenuhi A, kita sampaikan ada konsekuensi sanksi, yang nantinya memang belum akan kita proporsikan di hukum di sana,” kata Asep Saputra dalam konferensi pers di Kantor I.League, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Baca juga: Kontestan Super League Lolos Club Licensing I.League, Kecuali PSBS

“Kita tidak umumkan sekarang, tapi mungkin teman-teman media pada waktunya akan melihat ketika kita merilis musim baru di klasemen bisa ada tim yang memulai dengan minus poin," tutur dia.

Konferensi pers I.League tentang Club Licensing 2025-2026KOMPAS.com/Pratama Yudha Konferensi pers I.League tentang Club Licensing 2025-2026

Kesempatan Banding

Kendati demikian, klub-klub tersebut masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding hingga 22 Mei 2026.

"Jadi sekali lagi ini baru keputusan tingkat pertama, tapi klub diberikan masa untuk banding atas keputusan ini sampai tanggal 22 Mei,” ujar Asep.

“Kalau ada yang banding. Kalau tidak ada yang banding, tetap sama. So far belum ada. Jikalau ada yang banding, data final 22 Mei 2026," jelas dia.

Selain itu, Asep juga membeberkan bahwa terdapat perkembangan positif dari klub di Liga Nusantara.

Baca juga: Rekap Hasil Thailand Open 2026, Ubed Penyelamat Wajah Tunggal Putra

“Ada empat klub dari Liga Nusantara yang sudah menjalani lisensi Championship dan tiga di antaranya granted. Ini menunjukkan arah pembinaan yang baik,” tuturnya.

Berikut daftar klub lolos Club Licensing:

ACL 2

PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persib Bandung, Persik Kediri, Borneo FC, Persita Tangerang, Dewa United, Bhayangkara FC, Arema FC, Malut United, Bali United, Semen Padang, Madura United, Persis Solo, Persijap Jepara

Super League

PSIM Yogyakarta, Garudayaksa FC, PSS Sleman, Adhyaksa FC Banten, Barito Putera, Persipura Jayapura, Deltras FC, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru

Championship

FC Bekasi City

Liga Nusantara

RANS Nusantara, Dejan FC, PSGC Ciamis, Persiba Bantul

Tag:  #klub #indonesia #lolos #club #licensing #terancam #pengurangan #poin

KOMENTAR