Imlek 2026, Festival Lampion dan Barongsai akan Digelar di Glodok dan Sudirman
Ragam pernak pernik menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).(KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA)
11:28
6 Februari 2026

Imlek 2026, Festival Lampion dan Barongsai akan Digelar di Glodok dan Sudirman

Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, sejumlah lokasi di Jakarta akan dimeriahkan dengan festival lampion dan barongsai, termasuk di kawasan Glodok dan Sudirman.

Diberitakan Kompas.com (4/2/2026), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, persiapan perayaan Imlek telah dibahas bersama antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta dalam rapat koordinasi yang digelar pekan lalu.

“Minggu lalu kami, antara pemerintah pusat dan pemerintah Jakarta, sudah mengadakan rapat bersama untuk menyambut Imlek ini,” ujar Pramono di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasa (3/2/2026), dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan perayaan Imlek, antara lain:

  • ‌Acara di Lapangan Banteng
  • ‌Perayaan Cap Go Meh di kawasan Glodok
  • ‌Atraksi barongsai di sepanjang Sudirman–Thamrin
  • ‌Festival Lampion yang digelar di berbagai lokasi, terutama di kawasan SCBD

Rangkaian acara ini digelar guna menciptakan suasana kota yang lebih meriah dan inklusif.

Pramono memastikan, perayaan Imlek tahun ini akan dikemas meriah, setara dengan perayaan Natal 2025 yang sebelumnya digelar Pemprov DKI.

"Jadi prinsipnya akan kami buat lebih colorful, meriah, seperti ketika kita menyambut Natal kemarin,” kata dia.

Pedagang ornamen imlek menata barang dagangannya di kawasan Glodok Pancoran Chinatown, Mingu (1/2/2026).Febryan Kevin/Kompas.com Pedagang ornamen imlek menata barang dagangannya di kawasan Glodok Pancoran Chinatown, Mingu (1/2/2026).Pramono menyebutkan, hingga saat ini terdapat 93 pemilik gedung yang telah menyatakan kesediaannya berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Lampion di Jakarta.

"Kami mencoba membuat masyarakat, pemilik gedung, berkontribusi untuk Festival Lampion di Jakarta. Sekarang sudah ada 93 gedung yang akan bergabung,” kata Pramono.

Menurutnya, Pemprov DKI ingin setiap momen hari besar keagamaan maupun kebudayaan dirayakan dengan penuh warna, sehingga Jakarta menjadi kota yang lebih semarak dalam menyambut berbagai perayaan besar.

Baca juga: Mengapa Imlek Identik dengan Warna Merah? Ini 3 Alasan Utamanya!

Seluruh rangkaian kegiatan Imlek tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 17 Februari 2026, sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Pramono mengatakan, nuansa Kota Jakarta akan kembali disesuaikan ketika memasuki Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.

Warga memilih pakaian dan pernak pernik menjelang Tahun Baru Imlek di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Warga memilih pakaian dan pernak pernik menjelang Tahun Baru Imlek di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).

“Suasananya total nanti akan kita ganti dengan menyambut puasa sampai dengan Idulfitri,” ujarnya.

Selain menghadirkan rangkaian acara budaya, Pemprov DKI juga kembali menyiapkan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan yang menggelar pesta diskon untuk masyarakat dalam rangka perayaan Imlek dan Idul fitri.

“Ketika tanggal 18 sampai dengan Idul fitri, kami akan memberikan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan kalau mereka memberikan diskon. Supaya belanja di Jakarta juga menjadi lebih murah,” jelas Pramono.

Baca juga: Jadwal Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

Pramono mengungkapkan, kebijakan insentif pajak dan pesta diskon yang diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru 2026 sebelumnya mampu mencatat nilai transaksi hingga Rp 15,2 triliun.

“Dan itu rekor yang pernah diperoleh oleh Jakarta karena itu tadi, kami lombakan, kami berikan insentif pajak, dan jamnya juga diperbolehkan sampai jam malam,” katanya.

Pramono meyakini, pesta diskon di berbagai pusat perbelanjaan akan turut memeriahkan perayaan Imlek sekaligus Hari Raya Idulfitri pada tahun ini.

Tag:  #imlek #2026 #festival #lampion #barongsai #akan #digelar #glodok #sudirman

KOMENTAR