Punya Masjid Ikonis hingga Kuliner Minang, Sumbar Diproyeksikan Jadi Magnet Wisata Muslim
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya mendukung penguatan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebagai destinasi wisata gastronomi sekaligus tujuan wisata ramah Muslim.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis budaya, kuliner, dan religius.
Sumbar punya daya tarik budaya, religi, dan kuliner
Dalam kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada Rabu (29/4), Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut bahwa Sumbar memiliki potensi besar yang terus perlu diperkuat.
Ia menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan destinasi, baik dari segi infrastruktur, investasi, maupun penguatan promosi.
Baca juga: Mengenal Ayam Kukuak Balenggek, Ayam Bersuara Merdu dari Sumbar
“Kami ingin memastikan kebutuhan di destinasi dapat terpenuhi sehingga pariwisata dapat berkembang secara optimal,” ujarnya dalam keterangan pers yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Kemenparekraf juga menyatakan siap bekerja sama dengan dinas pariwisata dan pelaku industri untuk mengembangkan paket perjalanan yang menonjolkan kekuatan gastronomi Kota Padang dan Sumatera Barat secara keseluruhan.
Kunjungan ke pusat kuliner dan masjid ikonis
Dalam lawatan tersebut, Menteri Pariwisata mengunjungi sejumlah pusat wisata belanja dan kuliner, serta Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi di Kota Padang.
Masjid Raya Sumatera Barat.
Masjid yang berdiri tanpa kubah dan mengadopsi bentuk rumah adat Minangkabau itu dinilai sebagai salah satu simbol penting kekayaan budaya masyarakat Minang.
Ia mengungkapkan bahwa keunikan arsitektur masjid ini menarik perhatian banyak pengunjung saat dipamerkan pada ajang internasional ITB Berlin.
Baca juga: Sedang Tren, Dinas Pariwisata Sumbar Bidik Pasar Sport Tourism
“Foto masjid ini menarik perhatian banyak pengunjung. Ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi,” ujarnya.
Sumbar masuk 5 besar IMTI 2025
Sumatera Barat telah diakui sebagai destinasi wisata ramah Muslim, bahkan masuk dalam lima besar Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.
Pengakuan ini memperkuat posisi daerah tersebut sebagai tujuan favorit wisatawan Muslim dalam negeri maupun mancanegara.
Baca juga: Pulau Sironjong Kecil di Pesisir Selatan Sumbar, Surga Lompat Tebing
Untuk memperkuat ekosistem wisata ramah Muslim, Kementerian Pariwisata tengah menyiapkan sejumlah langkah, antara lain:
- Penyusunan standar nasional layanan pariwisata ramah Muslim
- Penyediaan halaman khusus pariwisata ramah Muslim
- Dorongan kepada pelaku industri untuk menyediakan paket wisata ramah Muslim
- Mendorong UMKM untuk mengikuti sertifikasi halal
Wonderful Indonesia Gastronomi 2027 digelar di Sumbar
Selain sektor religi, pemerintah juga menekankan pentingnya promosi kuliner Sumatera Barat yang telah dikenal luas hingga mancanegara.
Untuk mendukung hal tersebut, ajang Wonderful Indonesia Gastronomi dijadwalkan berlangsung di Sumatera Barat pada tahun 2027.
Baca juga: Kemenparekraf Luncurkan 74 Masjid Wonderful di Indonesia, 5 Ada di Sumbar
Penyelenggaraan acara berskala nasional ini diharapkan dapat semakin mengenalkan kekayaan kuliner Minang serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
Tag: #punya #masjid #ikonis #hingga #kuliner #minang #sumbar #diproyeksikan #jadi #magnet #wisata #muslim