Menteri PU: Progres Pembangunan 104 Sekolah Rakyat 15,5 Persen, Bakal Tampung 112.000 Siswa
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengunjungi di lokasi pembangunan Rumah Hunian di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera(Dok. Nindya Karya)
13:52
23 Maret 2026

Menteri PU: Progres Pembangunan 104 Sekolah Rakyat 15,5 Persen, Bakal Tampung 112.000 Siswa

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia telah mencapai 15,54 persen per 22 Maret 2026.

Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Program Sekolah Rakyat tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota, dengan target kapasitas mencapai 112.320 siswa yang terbagi dalam 3.744 rombongan belajar.

Baca juga: BUMN Brantas Abipraya Bangun Sekolah Rakyat di 7 Wilayah, Target Beroperasi Juli 2026

Desain pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero)Dokumenstasi PT Brantas Abipraya (Persero) Desain pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero)

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, progres pembangunan secara nasional telah mencapai 15,54 persen didukung percepatan pekerjaan konstruksi di lapangan, penyelesaian lahan, serta penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 sampai 10 hektar milik pemerintah daerah.

Setiap lokasi dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu dengan berbagai fasilitas modern.

Baca juga: Sekolah Rakyat: Memutus Lingkaran Setan Kemiskinan

Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, hingga asrama bagi siswa dan guru.

Selain itu, tersedia pula fasilitas pendukung seperti kantin, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, serta ruang terbuka hijau.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU juga terus mempercepat penyelesaian berbagai kendala teknis di lapangan, seperti akses konstruksi, mobilisasi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara tengah menyiapkan fasilitas pendidikan terpadu melalui pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang dirancang sebagai sekolah berasrama untuk jenjang SD hingga SMA.Dok. PT Hutama Karya (Persero) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara tengah menyiapkan fasilitas pendidikan terpadu melalui pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang dirancang sebagai sekolah berasrama untuk jenjang SD hingga SMA.

Sebagai contoh, pembangunan di Provinsi Jawa Tengah yang tersebar di 11 lokasi menunjukkan progres yang bervariasi.

Baca juga: Dorong Pemerataan Layanan Pendidikan, PT PP Garap Proyek Sekolah Rakyat Bengkulu Rp 501,99 Miliar

Wilayah tersebut dibagi menjadi dua paket pekerjaan, yakni Jawa Tengah 1 yang mencakup Kabupaten Banyumas, Cilacap, Brebes, Wonosobo, dan Temanggung, serta Jawa Tengah 2 meliputi Kabupaten Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, dan Kota Semarang.

Berdasarkan progres terakhir, pembangunan di Jawa Tengah menunjukkan perkembangan yang bervariasi, dengan beberapa lokasi telah melampaui rata-rata progres nasional, seperti di Kabupaten Sragen yang telah mencapai 30,90 persen.

Kementerian PU menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar seluruh proyek dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tag:  #menteri #progres #pembangunan #sekolah #rakyat #persen #bakal #tampung #112000 #siswa

KOMENTAR