21.000 Kendaraan Kurang Saldo E-Toll, Jasa Marga Minta Saldo Disiapkan Sejak Awal
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengingatkan potensi antrean panjang saat arus balik Lebaran 2026. Masalah utama berasal dari saldo uang elektronik atau e-toll yang tidak mencukupi.
Evaluasi arus mudik H-10 hingga H+1 Lebaran 1447 Hijriah pada 11–22 Maret 2026 menunjukkan temuan penting. Sebanyak 21.000 kendaraan mengalami kekurangan saldo e-toll di Gerbang Tol Kalikangkung, Jalan Tol Batang-Semarang.
Jumlah ini setara 4,9 persen dari total 442.000 kendaraan yang melintas dan bertransaksi di gerbang tol tersebut.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, kondisi ini berdampak langsung pada antrean kendaraan. Proses isi ulang saldo di gerbang tol memicu perlambatan.
"Dengan saldo e-toll kurang yang berdampak pada tingginya aktivitas top up di gerbang tol, maka akan mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan dan mengakibatkan antrean di gerbang tol," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Fenomena Phantom Traffic: Kemacetan Semu di Jalan Tol Tanpa Sebab
Kondisi serupa berpotensi terjadi saat arus balik. Risiko terbesar berada di Gerbang Tol Cikampek Utama. Lokasi ini menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari Tol Trans Jawa menuju Jakarta.
Jasa Marga meminta pengguna jalan menyiapkan saldo e-toll sebelum masuk tol. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.
"Siapkan saldo e-toll cukup bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus, khususnya dari arah Trans Jawa menuju Jakarta," kata dia.
Jasa Marga merekomendasikan saldo minimum bagi pengguna kendaraan golongan I. Perjalanan dari Semarang menuju Jakarta disarankan menyiapkan Rp 500.000. Perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta disarankan menyiapkan Rp 1.000.000.
Rivan menegaskan, top up di gerbang tol akan merugikan pengguna jalan. Waktu perjalanan terbuang hanya untuk menunggu proses tersebut.
"Untuk itu, Jasa Marga kembali meminta kerja sama dari pengguna jalan agar secara berkala mengecek kecukupan saldo e-toll untuk kelancaran perjalanan arus balik," tegas Rivan.
Baca juga: Mobil Bermasalah, Ini Aturan Berhenti Saat One Way di Jalan Tol
Pengguna jalan juga diminta memakai kartu yang sama saat tap in dan tap out. Ketentuan ini berlaku di ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Trans Jawa.
Kartu milik pengguna lain tidak dapat digunakan jika saldo tidak mencukupi.
Pengguna jalan di Gerbang Tol Cikampek Utama diminta mematuhi rambu dan arahan petugas. Gangguan kecil di gerbang tol dapat memicu antrean panjang.
Persiapan perjalanan juga perlu diperhatikan. Kondisi pengemudi dan kendaraan harus prima. Bahan bakar perlu dipastikan cukup.
Pengguna jalan diimbau tidak berlama-lama di rest area. Waktu istirahat perlu diatur agar tidak memicu kepadatan.
"Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area agar dapat bergantian dengan pengguna jalan yang lain," pungkasnya.
Tag: #21000 #kendaraan #kurang #saldo #toll #jasa #marga #minta #saldo #disiapkan #sejak #awal