Jaga Likuiditas, Pemerintah Kucurkan Rp100 Triliun Tambahan ke Bank
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (19/3/2026).(KOMPAS.com/Rahel)
08:48
26 Maret 2026

Jaga Likuiditas, Pemerintah Kucurkan Rp100 Triliun Tambahan ke Bank

— Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menambah penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp100 triliun ke perbankan.

Total dana SAL yang ditempatkan kini mencapai sekitar Rp300 triliun.

“Seminggu sebelum Lebaran, saya tambah lagi Rp 100 triliun, memasukkan ke sistem perekonomian. Kita jaga likuiditas di sistem keuangan dengan serius,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Baca juga: Purbaya Bakal Tambah Penempatan Dana SAL, Bos BSI Mau Rp 10 Triliun

Tambahan dana jelang Lebaran

Penambahan dana dilakukan menjelang Lebaran. Tujuannya menjaga likuiditas saat kebutuhan dana meningkat.

Langkah ini juga merespons kondisi pasar. Kenaikan imbal hasil obligasi menjadi sinyal tekanan likuiditas di perbankan.

Purbaya memantau pergerakan yield untuk membaca kondisi pasar.

“Kalau bond yield naik 0,1 persen saya udah perhatikan. Naik 0,4 persen, pasti kekeringan, kekurangan likuiditas di bank. Saya cek, oh betul bank kurang (likuiditas). Saya tambah lagi masukin ke sistem,” kata dia.

Baca juga: Bank dan OJK Sambut Perpanjangan Dana SAL Rp 200 T, UMKM Diuntungkan?

Dampak ke pasar obligasi

Penempatan dana pemerintah ikut memengaruhi pasar obligasi. Langkah ini membantu menahan kenaikan yield.

Tambahan likuiditas memberi ruang bagi perbankan untuk membeli obligasi. Tekanan di pasar diharapkan mereda.

Distribusi dana fleksibel

Penempatan dana dilakukan secara fleksibel. Saat ini fokus masih pada bank tertentu. Purbaya memberi contoh bank daerah yang menerima dana.

“Bank DKI aja dapat Rp 2triliun kalo enggak salah,” ujarnya.

Bank swasta belum menjadi prioritas pada tahap awal.

Sebelumnya, pemerintah telah menempatkan sekitar Rp200 triliun. Tambahan terbaru membuat total dana SAL di perbankan mencapai Rp300 triliun.

Purbaya menegaskan langkah ini bagian dari strategi pengelolaan kas negara. Fokus utama menjaga stabilitas likuiditas dan menahan lonjakan yield.

Tag:  #jaga #likuiditas #pemerintah #kucurkan #rp100 #triliun #tambahan #bank

KOMENTAR