Obligasi dan Sukuk RATU Oversubscribed 6,8 Kali, Permintaan Tembus Rp 5,46 T
Ilustrasi obligasi. (SHUTTERSTOCK/OK-PRODUCT STUDIO)
17:32
27 Maret 2026

Obligasi dan Sukuk RATU Oversubscribed 6,8 Kali, Permintaan Tembus Rp 5,46 T

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mencatatkan minat investor yang kuat dalam proses bookbuilding Penawaran Umum Obligasi I Raharja Energi Cepu Tahun 2026 dan Sukuk Wakalah I Raharja Energi Cepu Tahun 2026.

Total permintaan investor mencapai sekitar Rp 5,46 triliun atau sekitar 6,8 kali dari target penerbitan sebesar Rp 800 miliar.

Permintaan terhadap Obligasi I Raharja Energi Cepu Tahun 2026 tercatat mencapai sekitar Rp 2,58 triliun atau 8,61 kali dari target Rp 300 miliar.

Baca juga: Buka Rencana Akuisisi Blok Migas, RATU Masuk Tahap Negosiasi

Ilustrasi Sukuk. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan resmi membuka masa penawaran Sukuk Wakaf Ritel seri SWR005 kepada wakif individu dan institusi.SHUTTERSTOCK/NOR SHAM SOYOD Ilustrasi Sukuk. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan resmi membuka masa penawaran Sukuk Wakaf Ritel seri SWR005 kepada wakif individu dan institusi.

Sementara itu, permintaan terhadap Sukuk Wakalah I Raharja Energi Cepu Tahun 2026 mencapai sekitar Rp 2,88 triliun atau 5,76 kali dari target Rp 500 miliar.

Perseroan menyebut tingginya permintaan tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap kinerja dan prospek jangka panjang perusahaan.

Dalam struktur final, perseroan menetapkan penerbitan obligasi sebesar Rp 300 miliar yang terdiri dari tenor 5 tahun dengan kupon 7,95 persen dan tenor 7 tahun dengan kupon 8,50 persen.

Adapun Sukuk Wakalah diterbitkan sebesar Rp 500 miliar dengan tenor 5 tahun dan 7 tahun, dengan imbal hasil wakalah masing-masing sebesar 7,95 persen dan 8,50 persen per tahun yang dibayarkan secara kuartalan.

Baca juga: RATU Bidik Dividen di Atas 40 Persen pada 2026, Saham Naik 663 Persen Sejak IPO

Dana hasil penerbitan obligasi dan sukuk tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pendanaan perseroan. Salah satunya untuk cash call dalam rangka pengembangan aset pada wilayah kerja Jabung dan Cepu.

Selain itu, dana juga akan dimanfaatkan untuk refinancing atas fasilitas pinjaman bank eksisting guna memperkuat struktur permodalan perseroan.

Dalam penerbitan ini, perseroan memperoleh peringkat idA (Single A) untuk obligasi dan idA(sy) (Single A Syariah) untuk sukuk wakalah dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Ilustrasi investasi. Ilustrasi Sukuk Wakaf Ritel (SWR). Apa itu pengertian Sukuk Wakaf Ritel (SWR). Sukuk Wakaf Ritel (SWR) adalah.SHUTTERSTOCK/SERGEY NIVENS Ilustrasi investasi. Ilustrasi Sukuk Wakaf Ritel (SWR). Apa itu pengertian Sukuk Wakaf Ritel (SWR). Sukuk Wakaf Ritel (SWR) adalah.

Direktur RATU Adrian Hartadi mengatakan, capaian oversubscription menjadi indikator kuatnya kepercayaan pasar terhadap fundamental bisnis perusahaan.

Baca juga: RATU Caplok Saham Kontraktor Hulu Migas Selat Madura

“Pencapaian oversubscription ini bukan hanya mencerminkan tingginya minat investor, tetapi juga menjadi indikator kepercayaan pasar terhadap model bisnis dan fundamental Perseroan. Perseroan akan mengelola dana hasil penerbitan ini secara disiplin serta terus memperkuat portofolio aset energi guna mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Adrian dalam siaran pers, Jumat (27/3/2026).

Sebagai informasi, PT Raharja Energi Cepu Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi.

Perseroan memiliki kepentingan ekonomi pada Production Sharing Contract (PSC) Jabung melalui PT Raharja Energi Tanjung Jabung Ltd dengan 8 persen Participating Interest yang dioperasikan oleh PetroChina Jabung Ltd.

Selain itu, perseroan juga memiliki kepentingan tidak langsung pada PSC Cepu dengan 2,242 persen Participating Interest.

Baca juga: RATU Ditetapkan Jadi Pemenang Akuisisi Operator Produksi Gas di Madura

RATU menjadi perusahaan publik dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 8 Januari 2025 dengan kode saham RATU.

Sebagai bagian dari RAJA Group, perseroan menyatakan komitmennya untuk mengelola portofolio investasi energi secara berintegritas, efisien, dan berkelanjutan.

Tag:  #obligasi #sukuk #ratu #oversubscribed #kali #permintaan #tembus

KOMENTAR