Yen Juga Melemah, Jepang Gelontorkan Rp 1.300 T Dongkrak Nilai Tukar
Mata uang Jepang yaitu yen.(SHUTTERSTOCK/NONGAMT)
22:18
29 Mei 2026

Yen Juga Melemah, Jepang Gelontorkan Rp 1.300 T Dongkrak Nilai Tukar

- Bank Sentral Jepang menggelontorkan dana sekitar 11,7 triliun yen (Rp 1.300 triliun) dalam sebulan terakhir untuk menopang yen.

Bank sentral melakukan intervensi di pasar berdasarkan instruksi Kementerian Keuangan dalam upaya mengurangi kerusakan ekonomi akibat fluktuasi tajam dalam nilai tukar.

Baca juga: Fakta Unik Mata Uang Yen, Tak Tampilkan Gambar Pahlawan Jepang

Dilansir AFP, Jumat (29/5/2026), menurut data resmi kementerian tersebut, intervensi pasar terjadi antara 28 April dan 27 Mei, tanpa menyebutkan tanggal pastinya.

Intervensi dilaporkan dimulai pada 30 April ketika mata uang Jepang melemah hingga mendekati 160 yen per dollar Amerika Serikat (AS), terendah dalam hampir dua tahun.

Media Jepang melaporkan pada 8 Mei bahwa bank sentral telah menghabiskan 10 triliun yen (Rp 1.118 triliun) untuk menopang mata uang tersebut.

Baca juga: Jepang-Taiwan Buka Rute Feri dengan Kapal Siap Perang


Nilai yen mengalami peningkatan

Sejak saat itu, nilai tukar mata uang tersebut telah mengalami beberapa kali lonjakan hingga awal Mei 2026.

Mencapai angka 155 pada 6 Mei, yang memicu spekulasi mengenai langkah-langkah lanjutan yang akan diambil oleh pihak berwenang.

Nilai tukar Jepang kembali sekitar 159,2 terhadap dollar pada Jumat, menimbulkan ompimisme tentang efektivitas intervensi tersebut.

Baca juga: “Catnomics”, Ketika Jepang Raup Miliaran Dollar dari Kucing...

Yen telah melemah akibat kenaikan harga minyak baru-baru ini yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah, serta kesenjangan antara suku bunga AS dan Jepang.

Terakhir kali otoritas Jepang melakukan intervensi di pasar adalah pada Juli 2024, ketika yen mendekati 162 per dollar, dengan menghabiskan sekitar 5,5 triliun yen (Rp 615 triliun).

Tag:  #juga #melemah #jepang #gelontorkan #1300 #dongkrak #nilai #tukar

KOMENTAR