BPS: Penumpang Kereta dan Kapal Naik Sebulan Jelang Lebaran, Transportasi Udara Justru Turun
Situasi penumpang kereta api saat puncak arus mudik Lebaran 2026 di Stasiun Tawang Kota Semarang, Rabu (18/3/2026).(KOMPAS.COM/Titis Anis Fauziyah)
12:48
2 April 2026

BPS: Penumpang Kereta dan Kapal Naik Sebulan Jelang Lebaran, Transportasi Udara Justru Turun

- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pergerakan penumpang angkutan umum menunjukkan tren beragam pada Februari 2026, atau satu bulan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono mengungkapkan, jumlah penumpang angkutan kereta api mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Pada Februari 2026, jumlah penumpang kereta mencapai 43,27 juta orang atau naik 2,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Ateng dalam rilis BPS di Kantor Pusat BPS, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Konflik Timteng Bikin Harga Avtur Melonjak, Maskapai Tertekan, Tiket Pesawat Terancam Naik

Selain kereta api, kenaikan juga terjadi pada moda transportasi laut domestik.

BPS mencatat jumlah penumpang kapal laut mencapai 2,03 juta orang atau tumbuh 0,15 persen secara tahunan.

Sementara itu, angkutan penyeberangan yang dikelola ASDP juga mengalami peningkatan.

Jumlah penumpang tercatat mencapai 3,51 juta orang atau naik 1,49 persen dibandingkan Februari 2025.

Di sisi lain, tren berbeda terjadi pada transportasi udara.

BPS mencatat jumlah penumpang pesawat domestik mencapai 4,08 juta orang atau turun 7,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada angkutan udara internasional, dengan jumlah penumpang sebesar 1,51 juta orang atau berkurang 4,71 persen secara tahunan.

Tidak hanya penumpang, pergerakan barang pada sejumlah moda transportasi juga menunjukkan penurunan.

BPS melaporkan jumlah barang yang diangkut melalui angkutan laut domestik mencapai 38,77 juta ton atau turun 1,78 persen dibandingkan Februari 2025.

Penurunan lebih dalam terjadi pada angkutan kereta barang.

Volume angkutan tercatat sebesar 4,39 juta ton atau merosot 19,74 persen secara tahunan.

Adapun angkutan udara domestik juga mengalami penurunan volume barang.

Jumlah barang yang diangkut tercatat sebesar 50.000 ton atau turun 4,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data ini menunjukkan adanya pergeseran pola mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, di mana moda transportasi darat dan laut cenderung meningkat, sementara angkutan udara mengalami penurunan baik dari sisi penumpang maupun barang.

Baca juga: BPS Catat Impor Pikap Tembus Rp 975,8 Miliar, Didominasi dari India dan Thailand

Tag:  #penumpang #kereta #kapal #naik #sebulan #jelang #lebaran #transportasi #udara #justru #turun

KOMENTAR