PT KAI Alihkan Penumpang KA Papandayan Naik Whoosh Tanpa Biaya Tambahan
Evakuasi lokomotif KA Ciremai yang anjlok di petak Maswati-Sasaksaat, Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat berlangsung alot hingga Rabu (1/4/2026) malam.(KOMPAS.com/BAGUS PUJI PANUNTUN)
16:32
2 April 2026

PT KAI Alihkan Penumpang KA Papandayan Naik Whoosh Tanpa Biaya Tambahan

- Penumpang KA Papandayan yang terkena dampak anjloknya KA Ciremai dialihkan naik kereta cepat Whoosh relasi stasiun Padalarang-Halim, Rabu (1/4/2026).

Anjloknya KA Ciremai menjadi penyebab pengalihan ini karena KA Papandayan relasi Garut-Gambir tidak bisa operasional.

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) lantas berkoordinasi dengan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk melayani perjalanan 

"Informasi tersebut benar, KAI telah berkoordinasi dengan KCIC untuk mengakomodir penumpang KA Papandayan relasi Garut - Gambir keberangkatan Stasiun Garut pkl 12.40 WIB yang terdampak gangguan perjalanan," jelas Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti dikutip dari Kompas.com, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Tinggal Hari Ini, Diskon Tarif 30 Persen PT KAI Relasi Stasiun Solo Balapan-Gambir

Penumpang KA Papandayan tak dikenai biaya tambahan saat dialihkan menaiki Whoosh. Tercatat ratusan penumpang memadati stasiun Padalarang.

"Hingga pukul 18.00 WIB terdapat 385 penumpang KA Papandayan yang diakomodir menggunakan Whoosh tujuan Stasiun Halim tanpa dikenakan biaya," jelas Emir.

Namun, keberangkatan penumpang KA Papandayan menyesuaikan jadwal dan ketersediaan tempat duduk Whoosh.

Baca juga: PT KAI Diskon Tarif 30 Persen Relasi Stasiun Solo Balapan-Gambir, Berlaku Hingga Besok

"Penumpang KA Papandayan tersebut dialihkan menggunakan layanan Whoosh dari Stasiun Padalarang yang diakomodir pada beberapa jadwal keberangkatan Whoosh di Stasiun Padalarang mulai pukul 16.23 WIB, menyesuaikan dengan ketersediaan tempat duduk," jelas Emir.

Pengalihan ini merupakan upaya PT Kai menangani dampak anjloknya KA Ciremai.

Baca juga: Tiket Whoosh Laris Manis Tembus 293.00 Penumpang Saat Libur Lebaran

KA Ciremai dievakuasi

Pada Kamis (2/4/2026) dini hari, evakuasi rangkaian KA Ciremai berhasil dilakukan.

Sehingga jalur kereta api Bandung-Purwakarta di petak Maswati-Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali dapat dilalui meski dengan kecepatan kereta api yang terbatas.

“Seluruh proses evakuasi sarana KA Ciremai dan pembersihan jalur dari material longsoran telah berhasil kami tuntaskan. Per Kamis, 2 April 2026 pukul 03.20 WIB, jalur Maswati-Sasaksaat sudah dapat dilalui kembali oleh kereta api,” ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Soal Utang Whoosh, COO Danantara: Tinggal Tanya ke Pak Menko Sama Pak Menkeu...

Rangkaian kereta yang melintas setelah proses evakuasi selesai ialah KA Parahyangan dengan kecepatan terbatas karena masih adanya normalisasi jalur yang terdampak.

Sehingga petugas perbaikan masih berada di sana.

"Kami masih melakukan tahap normalisasi jalur secara bertahap. Fokus kami adalah memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, sehingga dalam waktu dekat jalur ini dapat kembali dilalui dengan kecepatan normal," jelas Kuswardojo.

Baca juga: Penumpang Whoosh Diprediksi Naik 4 Persen Saat Periode Lebaran 2026

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratusan Penumpang KA Papandayan Dialihkan ke Whoosh Imbas KA Ciremai Anjlok" dan "KA Ciremai yang Anjlok Berhasil Dievakuasi, Jalur Bandung-Purwakarta Sudah Bisa Dilalui"

Tag:  #alihkan #penumpang #papandayan #naik #whoosh #tanpa #biaya #tambahan

KOMENTAR