Layanan KRL Kembali Normal, Posisi Gerbong Khusus Wanita Tetap Tak Berubah
Kondisi dalam gerbong KRL jalur Green Line yang menuju Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). Terlihat ramai penumpang yang ingin berangkat kerja ke Jakarta.(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)
19:04
29 April 2026

Layanan KRL Kembali Normal, Posisi Gerbong Khusus Wanita Tetap Tak Berubah

- Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur kembali normal pasca insiden kecelakaan kereta.

Menyoal wacana pemindahan gerbong khusus wanita, tak dilakukan dan posisinya tetap karena mempertimbangkan beberapa aspek.

"Keselamatan itu tidak mengenal perbedaan gender. Jadi penempatan gerbong untuk wanita, baik di depan maupun di belakang, itu lebih kepada memudahkan mobilisasi, memberikan kenyamanan, serta mencegah terjadinya perilaku yang tidak baik terhadap penumpang," jelas Dudy dikutip dari Kompas.com, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Update Pukul 11.55 WIB: Korban Meninggal Tabrakan KRL dan Argo Bromo Tambah Jadi 16 Orang

Apabila gerbong ditempatkan di tengah justru menimbulkan risiko adanya tindak kejahatan terhadap wanita.

Sebab, posisi gerbong di tengah memudahkan mobilitas penumpang bergerak ke depan-belakang.

"Kalau di tengah itu crossing, penumpang bisa bergeser dari depan ke belakang. Tapi kalau di belakang, penumpang tidak bisa ke mana-mana," jelasnya.

Baca juga: Menhub: Operasional Penuh Layanan KRL Tunggu Keputusan KNKT

Sebagai langkah preventif, Kementerian Perhubungan segera memperbaiki palang pintu di lintasan sebidang, termasuk menertibkan yang melanggar aturan.

"Kami akan memperbaiki palang pintu di lintasan sebidang dan mengimbau masyarakat untuk tidak membuat lintasan-lintasan yang tidak diizinkan. Kami juga akan menertibkan semua lintasan yang tidak berizin atau membahayakan," ujarnya.

Baca juga: Penyesuaian Rute KRL Hari Ini Imbas Kecelakaan Stasiun Bekasi Timur

Operasional KRL normal sedari siang tadi

Operasional KRL dinyatakan normal sedari siang hari tadi pukul 14.00 WIB.

Normalnya operasional KRL setelah uji coba dan berbagai kesiapan aspek lainnya sudah dipastikan keamanannya.

"Setelah berbagai tahapan uji coba tersebut, perjalanan KRL pada lintas Bekasi–Cikarang telah kembali beroperasi mulai pukul 14.00 WIB," Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dikutip dari Antara.

Baca juga: Kemenhub Bentuk Tim Khusus Dalami Keterlibatan Taksi Green SM dalam Insiden KRL–Argo Bromo

KAI selalu mengedepankan aspek keselamatan bagi seluruh penumpang di setiap operasionalnya.

"KAI berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasional. Pembukaan kembali layanan di Stasiun Bekasi Timur dilakukan setelah dipastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi," beber Anne.

Anne mewakili PT KAI mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan selama proses evakuasi hingga pemulihan berlangsung.

Baca juga: Jasa Raharja Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Perjalanan KRL Bekasi Timur Kembali Normal, Menhub: Kecepatan-Waktu Tempuh Sudah Stabil"

Tag:  #layanan #kembali #normal #posisi #gerbong #khusus #wanita #tetap #berubah

KOMENTAR