Tugu Insurance (TUGU) Cetak Laba Rp 711 Miliar Sepanjang 2025, Tumbuh 76,8 Persen
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tugu Insurance pada Rabu (29/4/2026).(Dok. Tugu Insurance)
16:40
30 April 2026

Tugu Insurance (TUGU) Cetak Laba Rp 711 Miliar Sepanjang 2025, Tumbuh 76,8 Persen

- PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 711 miliar sepanjang 2025.

Angka tersebut tumbuh 76,8 persen secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 402 miliar.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (29/4/2026).

Presiden Direktur Tugu Insurance Adi Pramana menyampaikan dalam kesempatan tersebut, perseroan memaparkan kinerja baik secara konsolidasian maupun induk (own operation) untuk tahun buku 2025 (audited).

Baca juga: Bhinneka Life Perkuat Tata Kelola Perusahaan untuk Penerapan PSAK 117

Sepanjang tahun 2025, emiten anak usaha PT Pertamina (Persero) dengan kode saham TUGU tersebut mengimplementasikan standar akuntansi keuangan terbaru PSAK 117 dalam pelaporan keuangan.

Sepanjang 2025, pendapatan jasa asuransi secara konsolidasian tercatat sebesar Rp 9,11 triliun.

Angka tersebut meningkat 22,11 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 7,46 triliun.

Sejalan dengan itu, hasil jasa asuransi juga mengalami peningkatan signifikan dari Rp 736 miliar menjadi Rp 1,02 triliun.

Adi menjelaskan, perseroan juga membukukan tingkat Risk Based Capital (RBC) sebesar 410,90 persen. Angka tersebut terjaga jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120 persen dan jauh lebih tinggi dari rata-rata industri di 335,22 persen.

"Capaian ini mencerminkan fundamental keuangan perseroan yang kuat serta pengelolaan risiko yang disiplin," ungkap dia.

Dari sisi investasi, kinerja hasil investasi konsolidasian (termasuk share in association) tercatat sebesar Rp 723 miliar, atau meningkat 57,86 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 458 miliar.

Menurut Adi, peningkatan ini mencerminkan strategi pengelolaan portofolio yang bijaksana dan adaptif terhadap dinamika pasar, baik domestik maupun global.

Sementara itu, TUGU juga mencatatkan pertumbuhan yang pada aset, liabilitas, maupun ekuitas. Saldo kas konsolidasian mencapai Rp 735 miliar, meningkat Rp 377 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka tersebut mencerminkan pengelolaan likuiditas didukung oleh arus kas operasional yang positif serta optimalisasi pengelolaan kas.

Dari sisi permodalan, ekuitas konsolidasian tercatat sebesar Rp 10,17 triliun, meningkat sebesar Rp 292 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini sejalan dengan pencapaian laba tahun berjalan serta mencerminkan konsistensi perseroan dalam memperkuat struktur permodalan guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Tak hanya itu, Tugu Insurance juga menjaga Financial Strength Rating (FSR) di level A- (Excellent) serta Long-Term Issuer Credit Rating (Long-Term ICR) di level a- (Excellent), yang mencerminkan ketahanan dan kredibilitas Perseroan di industri asuransi.

Baca juga: Jamin Keamanan Turis, Jabar Hadirkan Asuransi di Objek Wisata

Adapun pada pelaksanaan RUPST kali ini, terdapat perubahan susunan pengurus perseroan. Berikut ini adalah susunan Pengurus Perseroan Tugu Insurance berdasarkan RUPST.

- Presiden Komisaris dan Komisaris Independen: Abdul Ghofar

- Komisaris: Clifford Patrick Wuisan

- Komisaris: Ony Suprihartono

- Presiden Direktur: Adi Pramana

- Direktur Keuangan dan Layanan Korporat: Fitri Azwar

- Direktur Teknik: Fadlil Iswahyudi

- Direktur Pemasaran Asuransi: Ery Widiatmoko

- Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko: Edi Yoga Prasetyo

Demikian adalah susunan Pengurus Perseroan Tugu Insurance berdasarkan RUPST.

Sebagai catatan, Clifford Patrick Wuisan dan Ony Suprihartono masih menunggu penetapan hasil penilaian Kemampuan dan Kepatutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tag:  #tugu #insurance #tugu #cetak #laba #miliar #sepanjang #2025 #tumbuh #persen

KOMENTAR