4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres
Ilustrasi jerawat di dagu. (Dok. Freepik)
18:05
1 Juni 2026

4 Penyebab Jerawat di Dagu yang Sering Tidak Disadari, Salah Satunya Stres

- Jerawat dapat muncul di berbagai area wajah, tetapi dagu menjadi salah satu lokasi yang paling sering mengalami peradangan. 

Tak sedikit orang yang mengeluhkan jerawat di dagu muncul berulang kali meski sudah menggunakan berbagai produk perawatan kulit.

Adapun beberapa penyebab jerawat di dagu yang perlu diketahui. Simak selengkapnya!

Baca juga: 8 Tips Merawat Kulit Berminyak agar Bebas Jerawat

4 Penyebab jerawat di dagu 

1. Stres 

Stres tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga kondisi kulit. Saat seseorang mengalami tekanan emosional atau kelelahan berkepanjangan, tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon kortisol.

Peningkatan hormon ini dapat memicu peradangan sekaligus membuat kulit menjadi lebih sensitif. Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan jerawat pun muncul, termasuk di area dagu.

Dokter kulit dari University of Rochester Medical Center, Mara Weinstein Velez menjelaskan, stres juga dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit.

"Saat kamu berada dalam kondisi stres, kelenjar minyak akan memproduksi lebih banyak sebum yang dapat menyumbat pori-pori dan berkontribusi pada munculnya komedo maupun jerawat," kata dia, seperti dilansir SELF Magazine, Senin (1/6/2026).

Karena itu, jika jerawat muncul setelah menghadapi tekanan pekerjaan, kurang tidur, atau masalah pribadi yang berat, stres bisa menjadi salah satu pemicunya.

2. Perubahan hormon 

Jerawat hormonal tidak hanya dialami remaja yang sedang memasuki masa pubertas. Orang dewasa pun bisa mengalami kondisi serupa, bahkan untuk pertama kalinya di usia 20-an atau lebih.

Fluktuasi hormon dapat terjadi selama siklus menstruasi, kehamilan, hingga menopause. Perubahan kadar estrogen, progesteron, androgen, maupun insulin dapat merangsang produksi sebum atau minyak alami kulit secara berlebihan.

Baca juga: Ini Area Wajah dan Tubuh yang Sering Muncul Jerawat Saat Stres

Dokter kulit Marisa Garshick mengungkap, sebum sebenarnya berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi kulit. Namun, produksi yang berlebihan dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.

"Sebum adalah zat berminyak yang diproduksi kelenjar minyak untuk menjaga kelembapan kulit. Namun ketika jumlahnya terlalu banyak, pori-pori bisa tersumbat," jelas Garshick.

Tak heran jika jerawat di dagu sering muncul menjelang menstruasi atau ketika terjadi perubahan hormon tertentu dalam tubuh.

3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS) 

Pada sebagian perempuan, jerawat di dagu yang muncul terus-menerus bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih kompleks, yaitu sindrom ovarium polikistik atau PCOS.

Kondisi ini menyebabkan tubuh memproduksi hormon androgen dalam jumlah lebih tinggi. Akibatnya, produksi minyak meningkat dan memicu munculnya jerawat yang lebih besar, dalam, serta terasa nyeri.

Menurut Dr. Weinstein Velez, jerawat akibat PCOS biasanya tidak hanya berupa satu atau dua jerawat kecil.

"Pada PCOS, jerawat sering muncul dalam bentuk jerawat kistik di bawah kulit pada sepertiga bagian bawah wajah dan biasanya kambuh menjelang menstruasi serta membutuhkan waktu lama untuk sembuh," tutur dia.

Selain jerawat, PCOS juga dapat disertai siklus menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebih pada wajah, dan kista ovarium. 

Maka dari itu, pemeriksaan ke dokter perlu dilakukan jika gejala-gejala tersebut muncul bersamaan.

4. Penggunaan masker 

Meski bermanfaat melindungi kesehatan, penggunaan masker dalam waktu lama juga dapat memicu munculnya jerawat di dagu dan rahang. Kondisi ini bahkan dikenal dengan istilah maskne atau mask acne.

Garshick menyebutkn, gesekan berulang antara kain masker dan kulit dapat menyebabkan iritasi sekaligus menyumbat folikel rambut.

"Pemakaian masker dapat menyebabkan acne mechanica, yaitu jenis jerawat yang terjadi akibat gesekan berulang dan hambatan fisik pada folikel rambut sehingga pori-pori tersumbat," jelasnya.

Baca juga: Perawatan untuk Atasi Jerawat dari Ringan hingga Parah, Ini Saran Dokter

Selain gesekan, area di balik masker cenderung menjadi lebih lembap karena keringat dan uap napas. 

Lingkungan yang hangat dan lembap tersebut menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang sehingga risiko jerawat meningkat.

Maka, menjaga kebersihan masker dan rutin membersihkan wajah setelah beraktivitas dapat membantu mengurangi risiko munculnya jerawat di area dagu. 

Tag:  #penyebab #jerawat #dagu #yang #sering #tidak #disadari #salah #satunya #stres

KOMENTAR