90 Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Dipulangkan, KAI Masih Dampingi 17 Penumpang
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan sebanyak 90 korban insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur telah dipulangkan dari rumah sakit setelah menjalani perawatan. Sementara itu, 17 pelanggan lainnya masih dirawat di sejumlah rumah sakit hingga Rabu (6/5/2026) pukul 05.00 WIB.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, perusahaan terus melanjutkan proses pendampingan kepada pelanggan dan keluarga terdampak agar seluruh tahapan penanganan berjalan hingga selesai.
“Hingga Rabu (6/5/2026) pukul 05.00 WIB, tercatat sebanyak 90 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 pelanggan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit,” ujar Anne dalam keterangan resmi.
Menurut dia, pemantauan kondisi pelanggan dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh kebutuhan penanganan terpenuhi.
“Kami terus berkoordinasi dengan rumah sakit, keluarga, serta pihak terkait agar proses pendampingan berjalan dengan baik,” kata Anne.
Baca juga: Menhub soal Tabrakan Kereta: Pelajaran yang Mahal
Ia menambahkan, fokus utama KAI saat ini memastikan pelanggan yang masih dirawat memperoleh dukungan yang dibutuhkan, sementara pelanggan yang telah pulang tetap mendapat pendampingan sesuai kebutuhan.
Selain pendampingan medis, KAI juga membuka layanan klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang menjalani pengobatan secara mandiri. Pengajuan klaim dapat dilakukan dengan melampirkan bukti perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.
Setelah dokumen dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja.
KAI juga masih menyediakan layanan trauma healing bagi pelanggan maupun keluarga yang membutuhkan dukungan psikologis. Layanan tersebut dapat diakses melalui Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur maupun call center 0812-9660-5747.
Pendampingan psikologis dapat dimulai melalui layanan telemedicine dan dilanjutkan secara langsung sesuai kebutuhan.
Di sisi lain, KAI terus melakukan pendataan dan pengamanan barang pelanggan yang tertinggal saat kejadian. Hingga 6 Mei 2026 pukul 05.00 WIB, sebanyak 118 barang telah ditemukan.
Baca juga: Sepekan Tragedi Tabrakan KRL, Stasiun Bekasi Timur Masih Dipenuhi Bunga
Dari jumlah tersebut, 75 barang sudah diserahkan kepada pemilik, sedangkan 43 barang lainnya masih berada di layanan Lost and Found Stasiun Bekasi Timur untuk proses verifikasi lebih lanjut.
“Kami memastikan setiap barang yang ditemukan diproses secara teliti agar dapat kembali kepada pemilik yang berhak. Kami memahami barang-barang tersebut memiliki nilai penting bagi pelanggan maupun keluarga,” ujar Anne.
Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur akan tetap dibuka hingga 11 Mei 2026 sebagai pusat layanan pendampingan, mulai dari informasi, koordinasi administrasi, layanan lanjutan, hingga dukungan psikologis bagi pelanggan dan keluarga.
“KAI akan terus hadir mendampingi pelanggan dan keluarga selama proses pemulihan berlangsung agar seluruh kebutuhan penanganan dapat berjalan lebih tenang, tertata, dan tepat sasaran,” tegas Anne.
Tag: #korban #tabrakan #kereta #bekasi #timur #dipulangkan #masih #dampingi #penumpang