OJK Sebut IHSG Mulai Pulih, Dana Penghimpunan Pasar Modal Capai Rp 59,35 Triliun
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tren penguatan pada Mei 2026.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, hingga 5 Mei 2026 IHSG ditutup di level 7.057,11. Angka tersebut menguat 1,44 persen secara month to date.
"Memasuki bulan Mei 2026, IHSG menunjukkan tren penguatan," ujar Friderica saat konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Menara Radius Prawiro, Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: IHSG Ditutup Naik 1,15 Persen ke 7.174, Saham BBCA hingga BBRI Bersinar
Kinerja tersebut membaik dibandingkan bulan sebelumnya. Pada 31 Maret 2026, IHSG ditutup di level 7.048,22 atau melemah 18,49 persen.
Friderica mengatakan, pergerakan IHSG pada Kuartal I 2026 dipengaruhi dinamika pasar modal Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Meski demikian, hingga akhir Kuartal I 2026 IHSG masih tumbuh positif sebesar 8,26 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Friderica menambahkan, dari sisi penghimpunan dana, pasar modal Indonesia masih mencatat kinerja positif.
Hingga 5 Mei 2026, total dana yang dihimpun dari pasar modal mencapai Rp 59,35 triliun secara year to date.
Penghimpunan dana tersebut didominasi penerbitan efek bersifat utang dan atau sukuk senilai Rp 58,9 triliun.
"Capaian ini tentu saja menunjukkan terjaganya minat fundraising di pasar modal Indonesia," kata dia.
Baca juga: OJK Resmi Bedakan Produk Simpanan dan Investasi di Bank Syariah
Jumlah investor pasar modal Indonesia juga terus meningkat.
Hal itu terlihat dari jumlah single investor identification (SID) yang naik dari 24,7 juta investor pada Kuartal I 2026 menjadi 26 juta investor saat ini.
"Ini juga menunjukkan confidence terhadap pasar modal Indonesia dengan banyak masuknya investor-investor retail domestik di pasar modal Indonesia," tutur Friderica.
Tag: #sebut #ihsg #mulai #pulih #dana #penghimpunan #pasar #modal #capai #5935 #triliun